Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wah, Menari Ternyata Bisa Turunkan Risiko Hipertensi

Dilansir dari Express UK, menurut lembaga amal Blood Pressure UK, menari adalah aktivitas aerobik yang ideal untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Adapun tekanan darah tinggi dapat menyebabkan beberapa komplikasi mematikan, termasuk stroke dan serangan jantung.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  14:49 WIB
Hari Tari Dunia Penari berpartisipasi dalam pementasan tari massal "Solo Menari 24 Jam" di Jalan Jendral Sudirman, Solo - Antara
Hari Tari Dunia Penari berpartisipasi dalam pementasan tari massal "Solo Menari 24 Jam" di Jalan Jendral Sudirman, Solo - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meurunkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi, salah satunya dengan menari.

Dilansir dari Express UK, menurut lembaga amal Blood Pressure UK, menari adalah aktivitas aerobik yang ideal untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Adapun tekanan darah tinggi dapat menyebabkan beberapa komplikasi mematikan, termasuk stroke dan serangan jantung.

Sementara menari merupakan bagian dari aktivitas aerobik dengan gerakan berulang dan berirama, juga menggunakan kelompok otot besar, seperti yang ada di kaki, bahu, dan lengan.

"Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, Anda harus mencoba untuk fokus pada kegiatan yang akan membantu jantung dan pembuluh darah Anda. Aktivitas aerobik adalah jenis yang paling membantu jantung Anda,” tulis badan amal itu.

Selain menari, jenis aktivitas aerobik lainnya termasuk joging dan berenang. "Berjalan, jogging, berenang, menari, dan menggali adalah aktivitas aerobik,” tulisnya lagi.

Namun, ada beberapa latihan yang harus dihindari jika memiliki tekanan darah tinggi. Beberapa aktivitas menyebabkan lonjakan tekanan darah secara tiba-tiba, seperti angkat beban dan lari cepat.

Sementara itu, melakukan sedikit perubahan pola makan juga bisa menurunkan risiko hipertensi. Yoghurt, bit, dan pisang semuanya diklaim dapat menurunkan tekanan darah.

Tekanan darah tinggi sering dikenal sebagai 'pembunuh diam-diam'. Gejala-gejala tekanan darah tinggi yang paling umum termasuk jantung berdebar, darah dalam urin, dan sakit kepala parah.

Sangat penting bagi orang dewasa di atas 40 tahun memeriksa tekanan darah mereka setidaknya setiap lima tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hipertensi indonesia menari
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top