Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tips Temukan Terapis yang Tepat Untuk Kesehatan Mental

Menemukan terapis sedikit mirip dengan berkencan, mulailah sesi dengan harapan bahwa tidak mungkin itu akan berhasil dengan orang pertama yang Anda temui.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  20:18 WIB
Konsultasi dengan psikolog. - ilustrasi
Konsultasi dengan psikolog. - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi virus corona menyebabkan krisis kesehatan mental. Banyak orang di dunia mengalami stres, kecemasan, kesedihan hingga depresi.

Terapis atau psikolog saat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung kesehatan mental. Berikut 7 langkah untuk menemukan terapis yang tepat:

1. Tentukan jenis dukungan apa yang Anda butuhkan

Pertimbangkan apa yang mendorong Anda mencari bantuan. Apa yang Anda perjuangkan? Dukungan apa yang Anda cari dan pendekatan apa yang paling baik untuk Anda. Ini adalah saat yang tepat untuk meneliti berbagai pendekatan terapi.

2. Menyusun daftar terapis potensial

Hubungi penyedia layanan kesehatan Anda untuk rujukan. Minta teman dan kenalan untuk rekomendasi. Hubungi penyedia asuransi Anda untuk rujukan atau cari basis data profesional kesehatan mental di situs web mereka. Jika penyedia tidak dapat bekerja dengan Anda, minta dia untuk referensi. Gunakan situs web pencarian terapi atau rekomendasi dari pemerintah.

3. Persempit

Setelah Anda memiliki beberapa terapis yang Anda minati, cari namanya untuk menemukan bio online atau situs web yang membahas spesialisasi mereka. Pastikan mereka terakreditasi oleh organisasi terkemuka.

Anda mungkin mencari terapis yang berspesialisasi dalam trauma atau seseorang yang memiliki pengalaman LGBTQ. Gunakan informasi tertulis ini untuk memandu Anda menuju terapis yang ingin Anda ajak bekerja sama.

4. Berhubungan

Hubungi terapis yang Anda pertimbangkan dengan beberapa pertanyaan cepat tentang pekerjaan mereka. Tanya mengenai ketersediaan, filosofi dan pendekatan perawatan, bidang keahlian hingga proses pembayaran untuk sesi terapi.

5. Hubungi penyedia asuransi Anda.

Banyak terapis yang hebat tidak menerima pertanggungan asuransi; jika Anda telah memilih salah satu yang tidak, jangan ragu untuk mengabaikan langkah ini. Jika terapis Anda melakukannya, Anda akan memerlukan diagnosis klinis darinya sebelum perawatan ditutup. Anda mungkin menerima diagnosis ringan. Saat berbicara dengan penyedia asuransi Anda, bicarakan dengan perwakilan yang dapat menjawab pertanyaan tentang manfaat kesehatan mental.

6. Bersiap untuk sesi pertama Anda (untuk janji temu virtual atau telekesehatan)

Jika bertemu secara virtual atau melalui telepon, konfirmasikan platform mana yang akan digunakan dan berapa lama sesi. Pilih area dengan telepon atau koneksi internet yang bagus. Pilih waktu ketika Anda paling mungkin memiliki momen privasi. Jika Anda memiliki anak, ini mungkin saat anak Anda beristirahat atau sibuk mengerjakan tugas sekolah

Pilih tempat pribadi (ini bisa di mobil, lemari atau kamar mandi). Cobalah untuk menggunakan lokasi yang sama setiap kali untuk mempertahankan tingkat konsistensi dan dorong diri Anda untuk berada dalam kondisi pikiran yang tepat untuk terapi. Dapatkan kennyaman dengan membawa bantal, selimut, tisu, air, headphone atau hewan peliharaan.

7. "Berbelanja" di sekitar

Menemukan terapis sedikit mirip dengan berkencan, mulailah sesi dengan harapan bahwa tidak mungkin itu akan berhasil dengan orang pertama yang Anda temui. Ini akan membantu meringankan perasaan kecil hati. Pikirkan bagaimana perasaan Anda ketika Anda sedang berbicara dengan terapis tertentu.

Apakah Anda merasa nyaman, aman, dan aman? Apakah Anda merasa bisa mempercayainya? Seberapa baik sifat terapis sejalan dengan apa yang Anda cari? Sangat dapat diterima jika setelah beberapa kunjungan, Anda tidak merasa itu adalah pasangan yang baik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

psikolog terapi
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top