Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bagaimana Cara Mengatasi Kecemasan Saat Hamil?

Ibu hamil sangat mudah untuk mengalami perubahan suasana hati dan mengabaikannya, karena turunnya hormon, tetapi itu bukan hal yang baik.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 15 Juli 2020  |  15:16 WIB
Minuman untuk ibu hamil. - Istimewa
Minuman untuk ibu hamil. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Ada banyak hal yang bisa dilakukan oleh wanita hamil untuk mengendalikan emosi mereka dan mengurangi kecemasan selama pandemi virus corona.

Para peneliti dari Zurich menyarankan ibu hamil menggunakan terapi untuk mengurangi stres dan cemas.Dukungan dari orang-orang terdekat kepada ibu hamil sangat penting untuk menjaga kesehatan mental ibu dan anak.

“Kami menggunakan hipnosis dan terapi lain untuk membantu menurunkan tingkat kecemasan dan stres ibu hamil secara alami. Banyak mereka yang tertarik menggunakan hypnobirthing untuk kelahiran yang tenang dan alami,” kata Anna dari Mind Solutions.

“Kami memang dapat membantu ibu hamil di semua tahap kehamilannya untuk tetap tenang dan merasa percaya diri, yang akan bermanfaat bagi bayi serta diri mereka sendiri. Namun, hal terbaik yang dapat dilakukan untuk bayi adalah bersantai dan menikmati kehamilan Anda,” imbuhnya.

Ada banyak pemicu kecemasan selama kehamilan. Beberapa di antaranya adalah faktor internal seperti ketakutan akan persalinan dan menjadi orang lain. Sementara yang lainnya adalah faktor eksternal seperti tekanan dari keluarga atau perubahan gaya hidup.

Anna menambahkan bahwa pemicu umum lainnya adalah masalah selama kehamilan sebelumnya, “Saya sering menemukan bahwa jika ibu hamil menderita kecemasan, mereka mungkin punya masalah dengan kehamilan sebelumnya atau pengalaman yang menyedihkan,” katanya.

“Dalam situasi ini, hipnosis benar-benar cara terbaik karena Anda dapat menggunakannya untuk memberi tahu pikiran bawah sadar bahwa semuanya akan baik-baik saja, yang dapat membantu pikiran dan tubuh Anda tetap rileks,” imbuhnya.

Ibu hamil sangat mudah untuk mengalami perubahan suasana hati dan mengabaikannya, karena turunnya hormon, tetapi itu bukan hal yang baik. Mengabaikan perasaan cemas bisa mempersulit mereka, hal tersebut perlu ditangani dengan baik.

Tanda-Tanda Peringatan

Bagaimana kecemasan prenatal dapat bermanifestasi dalam cara spesifik pada masa kehamilan? Selain gejala kecemasan yang lebih umum, ada bentuk kecemasan yang lebih spesifik yang terjadi pada ibu atau wanita hamil.

Misalnya, pengabaian atau obsesi terhadap kesehatan, kebersihan, atau menghindari sesuatu dengan keras. Menurutnya, hal tersebut akan memiliki lanjutan yang lebih ekstrim, di mana mereka mungkin menjadi terlalu waspada secara berlebihan.

Ini bukan berarti mereka mengalami obsessive compulsive personality disorder (OCD), tetapi mungkin sedikit lebih obsesif atau kompulsif, atau mungkin ada peningkatan kegelisahan dan kebutuhan untuk mengendalikan yang tidak harus dikendalikannya.

Dengan demikian, wanita hamil seringkali mengalami insomnia atau mungkin tidak merasa bahwa mereka dapat menjalani kehamilannya dengan baik. “Ini mungkin tidak dalam arti terkait dengan bayi, tetapi mungkin dalam artian mereka tidak bisa merasa gembira tentang hal itu [kehamilan],” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hamil stres Virus Corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top