Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi Bikin Anak Sulit Tentukan Pilihan Studi ke Luar Negeri

Lulusan SMA yang berencana untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri dan tidak dapat melakukan perjalanan perlu mencari pilihan terbaik untuk dapat melanjutkan studinya.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  16:56 WIB
Pandemi virus corona (Covid-19) menimbulkan permasalahan baru bagi siswa tamatan SMA yang berencana melanjutkan pendidikan sarjana ke luar negeri. - ilustrasi
Pandemi virus corona (Covid-19) menimbulkan permasalahan baru bagi siswa tamatan SMA yang berencana melanjutkan pendidikan sarjana ke luar negeri. - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi memaksa banyak negara untuk membuat keputusan sulit dalam menangani masalah pendidikan sehingga banyak anak lulusan SMA yang terkendala meraih cita-cita studi ke luar negeri.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Bisnis.com, Senin (10/8/2020) yang dikeluarkan oleh Sampoerna University, selama pandemi Covid-19 berlangsung, semua perguruan tinggi di dunia menjalankan kelas virtual bagi para mahasiswa untuk melanjutkan pembelajaran. Bahkan di Amerika Serikat, konsulat AS sampai saat ini tidak melakukan wawancara atau mengeluarkan visa, termasuk untuk mahasiswa internasional.

Kondisi ini membuat para siswa lulusan SMA yang baru diterima di universitas luar negeri, perlu menunggu sampai kondisi dinyatakan cukup aman untuk melanjutkan perjalanan ke luar negeri. Kondisi seperti ini mungkin membuat beberapa siswa memutuskan untuk mengambil jeda selama setahun atau menjadwal ulang studi mereka.

Selain itu, siswa lulusan SMA yang telah diterima di universitas luar negeri perlu membayar biaya pendidikan yang lebih tinggi dan karena terdapat perbedaan waktu, bisa mengalami kendala dalam waktu belajar. Sementara mengikuti waktu belajar dengan kelas subuh atau larut malam bisa menjadi kurang efisien.

Pada sisi lain, mendaftar ke universitas lokal di Indonesia pun bisa menimbulkan kendala jika tidak memungkinkan bagi mahasiswa untuk mentransfer kredit ke universitas di luar negeri setelah pandemi ini berakhir.

Oleh karena itu, bagi siswa lulusan SMA yang sudah berencana untuk melanjutkan studinya di luar negeri dan tidak dapat melakukan perjalanan perlu mencari pilihan terbaik untuk dapat melanjutkan studinya. Kebanyakan mahasiswa baru yang telah diterima di universitas di luar negeri tidak dapat melanjutkan studi mereka karena dampak pandemi Covid-19.

Selama periode pandemi ini, tidak ada perbedaan besar antara menjalankan studi di dalam atau pun luar negeri, berkat pembelajaran virtual.

Meski begitu ada beberapa opsi yang memungkinkan para mahasiswa untuk mendapatkan edukasi dengan kurikulum dari Amerika Serikat, dan membantu mereka untuk lulus dengan gelar sarjana dengan tepat waktu dengan tetap berada di Indonesia.

Caranya, orangtua dan peserta didik harus mencari dan mendaftar ke universitas yang menerapkan kurikulum seperti kurikulum negara tujuan. Dengan demikian substansiatau materi pembelajaran yang dicita-citakan oleh si anak bisa tercapai meski belajar dilakukan dari rumah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

beasiswa pendidikan anak siswa covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top