Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

INACRAFT ke 22 Yakin Akan Dulang Cuan

The 22nd INACRAFT akan kembali dihadirkan pada 31 Maret – 4 April 2021 yang akan datang di Jakarta Convention Center.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  18:58 WIB
Konpers daring Inacraft
Konpers daring Inacraft

Bisnis.com, JAKARTA -- INACRAFT, sebagai pameran kerajinan terbesar dan terlengkap di Indonesia, terus berbenah dan mengembangkan potensinya sebagai wadah promosi, transaksi dan interaksi para pelaku industri kreatif lokal khususnya di sektor kerajinan dengan buyer dari dalam dan luar negeri. Wabah pandemi yang melanda negeri tidak juga menyurutkan semangat para perajin untuk terus berkarya dan berusaha di tengah-tengah terpuruknya perekonomian nasional.

The 22nd INACRAFT akan kembali dihadirkan pada 31 Maret – 4 April 2021 yang akan datang di Jakarta Convention Center. Direktur PT. Mediatama Binakreasi Umi Noor Wijiati mengatakan bahwa nantinya INACRAFT akan menghadirkan konsep baru yaitu INACRAFT Smart Exhibition yang berbasis digital dan New Normice yang selaras dengan adaptasi tatanan hidup baru paska pandemi.

Pameran ini menggunakan seluruh ruangan dengan luas area pameran 25.000 meter persegi yang akan diisi oleh lebih kurang 1.300 UMKM peserta dan lebih dari 1.000 ragam produk kerajinan berkualitas dari seluruh nusantara dengan mengusung konsep baru, SMART EXHIBITION. Konsep ini merupakan sebuah inovasi nyata peran serta INACRAFT dalam menghadapi challenging situation dan merubahnya menjadi sebuah opportunities dalam sebuah pameran terpadu dengan sistem terintegrasi digital dan virtually-friendly yang akan memberi kemudahan-kemudahan bagi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pameran INACRAFT.

SMART (Simple, Mobile, Accessible, Real-time, Trustworthy) EXHIBITION merupakan salah satu usaha INACRAFT sebagai sebuah platform promosi nasional dan internasional untuk memberikan terobosan dalam pengembangan UMKM di masa mendatang melalui transaksi bisnis dan pertukaran informasi secara mudah, terencana dan terstruktur melalui aplikasi berbasis Android dan IOS yang saat ini sedang dikembangkan. Konsep digital yang mencakup manajemen kepesertaan, e-commerce/marketplace, program live streaming, promosi digital dan mendukung cashless society ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat golongan mikro kecil dan menengah dan pemulihan perekonomian paska pandemi untuk dapat berpromosi tanpa batas jarak dan waktu.

Dengan adanya terobosan baru ini, Umi yakni bahwa pameran itu akan mendulang kenaikan transaksi, “Kita optimis ada kenaikan transaksi sebesar 10% tahun depan menjadi Rp 163 miliar, adapun target pengunjung tidak naik karena adanya pembatasan, nanti kita coba per hari 20 ribu karena 1 pengunjung maksimal berbelanja 5 jam,” tuturnya dalam press conference INACRAFT ke 22, Rabu (12/8/2020).

The 22nd INACRAFT, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Aceh sebagai ikon utama dan negara sahabat India sebagai Country of Honor, serta tentunya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai tuan rumah penyelenggaraan, diprediksi menjadi pionir pameran kerajinan terbesar pertama di Indonesia di masa pemulihan yang mampu menimbulkan efek positif dan stimulus bagi perbaikan kesejahteraan perajin dalam negeri serta peningkatan daya beli masyarakat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inacraft pameran
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top