Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

80 Persen Wanita Berjerawat pernah Alami Acne Shaming, Anda Pernah?

Bahkan, tak sedikit di antaranya yang mengaku bahwa berurusan dengan jerawat seringkali berujung pada rasa frustrasi atau bahkan depresi.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  06:58 WIB
Jerawat - pixabay
Jerawat - pixabay

Bisnis.com, JAKARTA - Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang sering dialami oleh wanita Indonesia. Tidak hanya mengganggu penampilan, nyatanya memiliki kulit jerawat juga dapat mempengaruhi kehidupan dan kesehatan mental seseorang.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh brand kecantikan dan kesehatan Himalaya Since 1930, kepada lebih dari 1000 wanita Indonesia yang mengalami jerawat di lebih dari 110 kota besar, ditemukan bahwa 77 persen diantaranya pernah mengalami acne shaming.

Yaitu, perbuatan atau praktek mempermalukan seseorang dengan menghina atau berkomentar negatif mengenai jerawat mereka yang dapat menyebabkan masalah kesehatan mental.

Survei tersebut juga menemukan bahwa hampir 75 persen pejuang jerawat mengatakan bahwa masalah jerawat memengaruhi kehidupan profesional dan akademis mereka. Sebanyak 60 persen mengatakan bahwa masalah jerawat mempengaruhi kehidupan sosial mereka, seperti tidak mau bertemu orang baru atau bersosialisasi.

Bahkan tak sedikit diantaranya yang mengaku bahwa berurusan dengan jerawat seringkali berujung pada rasa frustrasi (20 persen) atau bahkan depresi (13 persen).

“Kami menemukan bahwa jerawat merupakan masalah yang besar bagi banyak orang. Bagi pejuang jerawat, masalah ini tidak hanya memberikan rasa sakit secara fisik, namun juga secara mental,” ujar Marketing Manager Himalaya APAC, Monica Joyappa.

Untuk membantu para pejuang jerawat memenangkan perjuangan melawan jerawat secara alami, Himalaya terus konsisten menghadirkan produk perawatan diri berbahan alami yang melalui proses riset yang mutakhir serta kampanye #AlamiLawanJerawat.

Himalaya berfokus pada pengembangan solusi kesehatan dan perawatan diri yang aman, alami, dan inovatif sehingga dapat membantu pelanggan menjalani hidup yang lebih sehat, dengan menyebarkan happiness through wellness.

“Hal ini menjadi titik sentral dari seluruh produk Himalaya yang menggunakan bahan alami seperti neem atau daun mimba dan kunyit,” tuturnya.
Sebagai contoh, neem digunakan dalam produk-produk anti jerawat Himalaya karena memiliki kandungan anti bakteri untuk melawan bakteri penyebab jerawat, serta antioksidan untuk menenangkan kulit yang meradang akibat jerawat.

Rapper perempuan Yacko mengatakan bahwa kampanye #AlamiLawanJerawat yang digagas oleh Himalaya sejalan dengan hal-hal yang sering dia suarakan lewat musiknya. Selain body shaming, satu hal lain yang juga paling dia benci adalah acne shaming.

“Jadi, gue sangat antusias berkesempatan bekerjasama dengan Himalaya, menyampaikan suara gue, dan menunjukkan dukungan gue kepada seluruh pejuang jerawat dalam perjuangan sehari-hari mereka melawan jerawat dan stigma yang menyertainya,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jerawat perawatan wajah
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top