Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Drive In Cinema di Jakarta Masih Terkendala Oleh Sponsor

Demikian halnya dengan lokasi pasti dimana teater kendara itu akan dibuka, belum ada informasi lebih lanjut dari Ergo and Co. selaku pihak penyelenggara. Namun yang jelas, teater kendara itu bakal mengusung konsep temporer layaknya layar tancap keliling.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 28 Agustus 2020  |  17:54 WIB
Ilustrasi Drive In
Ilustrasi Drive In

Bisnis.com, JAKARTA — Drive-in cinema atau teater kendara yang digadang-gadang akan menjadi alternatif hiburan baru bagi warga Jakarta di tengah pandemi Covid-19 hingga kini masih belum jelas kapan akan dibuka.

Demikian halnya dengan lokasi pasti dimana teater kendara itu akan dibuka, belum ada informasi lebih lanjut dari Ergo and Co. selaku pihak penyelenggara. Namun yang jelas, teater kendara itu bakal mengusung konsep temporer layaknya layar tancap keliling.

Menurut Founder Ergo and Co. Adam Hadziq, pihaknya belum bisa memastikan kapan teater kendara itu akan dioperasikan. Pasalnya, masih ada persoalan terkait dengan pihak sponsor yang belum terselesaikan.

“Semua sudah beres, izinnya sudah beres, filmnya sudah juga. Jadi tinggal jalan sebenarnya, tetapi kita masih bergelut soal sponsorship jadi belum bisa ditayangkan,” katanya ketika dihubungi oleh Bisnis pada Jumat (28/8/2020).

Adam tak mengungkapkan secara detail persoalan seperti apa yang saat ini mereka hadapi, termasuk siapa sebenarnya pihak sponsor yang dimaksud. Dia hanya menegaskan bahwa persoalan tersebut diluar kendali pihaknya sebagai penyelenggara.

“Ini hubungannya kan dengan pihak kedua, jadi tidak kita nggak bisa pastikan kapan bisa dibuka. Pokoknya sesegera mungkin dibuka. Sekarang masih negosiasi dengan sponsor,” tegasnya.

Adapun, ketika disinggung mengenai rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan kembali bioskop konvensional beroperasi, Adam menyebut pihaknya tak bisa berkomentar banyak lantaran belum ada aturan yang jelas.

Namun, teater kendara yang pihaknya kembangkan dipastikan akan menerapkan sepenuhnya protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Adam menyebut penonton tidak diperkenankan untuk keluar atau berada di luar kendaraan ketika sedang menonton, terkecuali dalam keadaan mendesak seperti ingin pergi ke toilet.

“Tentuya protokol standar seperti pengecekan suhu tubuh, wajib menggunakan masker, disiapkan hand sanitizer tetap ada,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Adam menjelaskan pihaknya akan menjual tiket secara daring untuk satu kendaraan yang dapat diisi oleh tiga orang. Apabila kendaraan tersebut kedapatan membawa penumpang atau penonton lebih dari tiga orang, maka akan dikenakan biaya tambahan untuk setiap orangnya.

“Maksimal tiga orang, pertimbangannya supaya semuanya bisa menikmati film dengan jelas. Di depan dua orang kiri kanan, belakang atau tengah ini satu orang di tengah. Kalau di belakang atau tengah dua orang ini kan akan terhalang headrest,” ujarnya.

Belum ada informasi lebih lanjut berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk menikmati teater kendara Ergo and Co.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film sinema
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top