Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Beberapa Jenis Albino

Gejala albino menyebabkan perubahan pada warna kulit, rambut, mata, dan fungsi penglihatan.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 04 September 2020  |  09:31 WIB
Albino memiliki gejala pada perubahan warna rambut dan kulit. - Instagra @lara_mara_sheila
Albino memiliki gejala pada perubahan warna rambut dan kulit. - Instagra @lara_mara_sheila

Bisnis.com, JAKARTA - Albino disebabkan oleh perubahan atau mutasi pada gen yang berpengaruh dalam produksi melanin. Dalam dunia medis, albino terbagi dalam beberapa jenis.

Mengutip dari Alodokter, Jumat (4/9/2020), berikut beberapa jenis albino:

1. Albinisme okulokutaneus

Albinisme okulokutaneus adalah albinisme yang paling umum terjadi. Albinisme tipe ini terjadi akibat mutasi pada salah satu dari 7 gen (OCA1 sampai OCA7).

Mutasi pada gen ini menyebabkan penurunan produksi melanin di rambut, kulit, dan mata, serta menurunkan fungsi penglihatan.

Albinisme okulokutaneus terjadi ketika masing-masing orang tua menurunkan satu salinan gen yang bermutasi kepada anaknya. Pola ini disebut dengan autosomal resesif.

2. Albinisme okular

Albinisme okular terjadi akibat mutasi pada gen di kromosom X. Albinisme okular bisa terjadi jika seseorang memiliki ibu yang menderita mutasi pada gen tersebut. Pola penurunan penyakit ini disebut X-linked recessive.

Hampir seluruh kasus albinisme okular terjadi pada laki-laki. Meski demikian, tipe ini lebih jarang terjadi dibandingkan albinisme okulokutaneus.

3. Albinisme yang terkait sindrom karena faktor keturunan. Beberapa penyakit yang terkait dengan albinisme tipe ini adalah:

- Sindrom Chediak-Higashi, yaitu sindrom yang disebabkan oleh mutasi pada gen LYST. Sindrom ini menyebabkan kelainan pada sel darah putih, sehingga meningkatkan risiko infeksi.

- Sindrom Hermansky-Pudlak, yaitu sindrom yang terjadi akibat mutasi pada 1 dari 8 gen yang membentuk protein yang bertanggung jawab dalam pembentukan LROs (lysosome-related organelles). LROs juga diidentifikasi pada melanosit, keping darah, dan sel paru.

- Kelainan pada LROs bakal menyebabkan munculnya okulokutaneus albinisme. Selain bisa menyebabkan albino, sindrom ini juga bisa menyebabkan kelainan pada paru-paru, usus, dan gangguan perdarahan.

Gejala albino menyebabkan perubahan pada warna kulit, rambut, mata, dan fungsi penglihatan. Gejala dan keluhan yang muncul tergantung pada jumlah melanin yang diproduksi oleh tubuh. Umumnya, gejala albinisme akan menyebabkan adanya hipopigmentasi pada kulit.

Namun pada beberapa kasus, warna kulit dan rambut penderita albino nyaris sama dengan orang tua atau saudaranya yang normal.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gejala Penyakit albino
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top