Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Cara Menghemat Tabungan Saat Berbelanja

Kesalahan besar yang sering dilakukan orang adalah orang-orang berbelanja adalah tidak melakukan perencanaan saat keluar dari rumah.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 05 September 2020  |  14:26 WIB
Warga berbelanja kebutuhan pangan dan rumah tangga di salah satu supermarket di Cimahi, Jawa Barat, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Rachman
Warga berbelanja kebutuhan pangan dan rumah tangga di salah satu supermarket di Cimahi, Jawa Barat, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com,  JAKARTA--Pemotongan gaji, pemutusan hubungan kerja, kinerja usaha yang mengalami penurunan adalah sejumlah kejadian yang terjadi pada masa pandemi Covid-19, dan membuat kondisi finansial terganggu.

Sementara berbagai biaya hidup seperti cicilan rumah atau kendaraan, sekolah anak, dan sebagainya masih harus dibayarkan.

Meskipun begitu, individu masih dapat menghemat pengeluaran untuk barang - barang kebutuhan seperti groceries.

Dilansir dari Real Simple,Sabtu (5/9/2020), Lauren Greutman, Saving Experts dari Flipp, memberikan tips dan trik agar belanja makanan lebih ramah bagi kondisi keuangan.

1. Buatlah rencana makan setiap minggu.

Hal pertama yang pertama, Anda perlu membuat strategi sebelum berbelanja. Cari tahu makanan apa yang akan Anda buat selama seminggu. Kemudian tulis daftar belanjaan dan aturlah satu per satu.

Dengan begitu, Anda akan menghindari pembelian impulsif yang tidak perlu, lebih sedikit membuang-buang makanan, dan masuk dan keluar toko lebih cepat.

Juga, buatlah secukupnya sehingga Anda memiliki sisa makanan untuk makanan lain — jika Anda merencanakan dengan benar, Anda dapat menghabiskan makanan dan tabungan Anda selama berhari-hari.

 “Merencanakan ke depan, Anda dapat menghemat ratusan dolar per bulan” kata Greutman.

2. Periksa dapur Anda sebelum berbelanja.

Apakah Anda sudah memiliki tiga botol ketumbar? Sangat mudah (dan mahal) untuk melupakan item dan bahan makanan yang mungkin telah Anda simpan di freezer, lemari es, atau dapur tempat Anda dapat membuat makanan.

3. Buat camilan Anda sendiri.

Harga premium bisa sangat besar untuk barang berukuran camilan. Sebaliknya, beli ukuran terbesar yang tersedia (yang biasanya merupakan kesepakatan terbaik) dan buat ukuran camilan Anda sendiri. Misalnya, ons per ons, satu wadah biasa berisi selai kacang Jif harganya 40 persen lebih murah daripada Jif To Go single.

Buat single Anda sendiri dengan wadah plastik kecil. Anda bisa menggunakan metode yang sama dengan yogurt, keju, dan cangkir buah.

Selain itu, gunakan kantong kecil untuk keripik, pretzel, permen, dan makanan ringan lainnya yang sering dijual dalam kemasan sekali saji dengan harga premium. (Bahkan lebih baik jika itu adalah kantong makanan ringan yang dapat digunakan kembali .)

4. Rencanakan makanan Anda berdasarkan apa yang sedang diobral.

“Kesalahan besar yang dilakukan orang adalah mereka berbelanja dengan autopilot,” kata Greutman.

Banyak dari kita tidak melihat brosur penjualan untuk merencanakan membuat makanan dari bahan-bahan yang sedang diobral.

“Saya suka merencanakan makanan saya seputar barang-barang yang sedang diobral minggu itu. Jika salmon sedang diobral, kami makan salmon. Saya menimbun barang ketika saya bisa mendapatkannya dengan harga lebih murah, dan merencanakan apa yang saya miliki di dapur saya dan apa yang sedang obral," katanya.

5. Minta belanjaan diantar.

Anda akan menghindari ketakutan harus mengantre ketika pergi berbelanja ke tempat - tempat perbelanjaan jika barang belanjaan Anda diantar ke rumah.

Layanan pengiriman bahan makanan seperti Instacart memungkinkan Anda berbelanja sambil bekerja — dalam dua jam, Anda akan memiliki semua yang Anda butuhkan untuk membuat makanan selama seminggu dikirim ke depan pintu Anda.

6. Jangan abaikan rak diskon.

Ya, bahkan di supermarket. Mereka mungkin terlihat seperti tumpukan barang yang tidak Anda butuhkan, tetapi toko selalu membersihkan inventaris untuk memberi ruang bagi produk baru dan penurunan harga bisa 50 persen atau lebih.

Pastikan untuk memeriksa tanggal kadaluarsa.

7. Gunakan bahan dasar.

Ingat, mungkin (dan lebih murah) untuk berkreasi dengan bahan-bahan dasar daripada berfokus pada barang-barang khusus.

Ini juga jauh lebih mudah untuk tetap pada anggaran Anda. Daripada membeli bahan yang hanya dapat Anda gunakan untuk satu kali makan, belilah banyak bahan dasar yang terjangkau dan pikirkan semua cara untuk menggunakannya.

8. Beli dalam jumlah besar (tetapi hanya yang dapat Anda gunakan).

“Makanan seperti beras, biji-bijian, dan buah kering dalam jumlah besar dapat menghemat 30 hingga 96 persen,” kata Greutman.

Buat sarapan dalam jumlah besar — dan sebelumnya.

Agar pagi hari bebas stres, buatlah muffin, pancake, dan wafel di akhir pekan dan bekukan.

Di pagi hari, keluarkan saja dan masukkan ke dalam microwave — sarapan datang dalam hitungan detik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja online peluang usaha tips keuangan
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top