Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penayangan Perdana Mulan di China 'Gagal', Boro-Boro Box-Office

Pemangku kepentingan di industri film menduga Mulan tak berhasil mencuri perhatian lantaran kesembronoan Disney mengesampingkan sisi musik yang selama ini menjadi magnet di China.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 14 September 2020  |  11:05 WIB
Cuplikan film Mulan
Cuplikan film Mulan

Bisnis.com, JAKARTA — Penayangan perdana Mulan di China akhir pekan lalu nampaknya jauh dari ekspektasi awal yang diharapkan oleh Disney.

Seperti dilansir dari Variety, pada Senin (14/9/2020), Mulan hanya menghasilkan pendapatan kotor sebesar US$23 juta atau jauh dari yang diharapkan sebelumnya.

Mereka yang lama berkecimpung di industri film China menduga Mulan tak berhasil mencuri perhatian lantaran kesembronoan Disney mengesampingkan sisi musik yang selama ini menjadi magnet di Negeri Tembok Raksasa.

Selain itu, Disney juga tidak begitu terbantu dengan fakta bahwa Pemerintah China memberlakukan aturan agar tidak ada liputan media untuk Mulan demi meredam kemarahan yang berkembang di luar China terhadap mereka.

Pembuatan film tersebut dilakukan di Xinjiang pada 2018, tempat terjadinya pelanggaran hak asasi terhadap Muslim Uighur di kamp-kamp interniran. Pada bagian credit title, produser menuliskan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah setempat lantaran diberi keleluasaan untuk syuting dan menggunakan kamp-kamp tersebut.

Analis industri China, Maoyan memprediksi film karya sutradara Niki Caro ini hanya mampu menghasilkan pendapatan tak lebih dari US$41 juta selama masa penayangannya di China selama 1 bulan. Adapun, biaya produksi yang dikeluarkan untuk fim tersebut tercatat sebesar US$200 juta.

Mulan dirilis tak berselang lama dengan The Eight Hundred. Film sejarah besutan rumah produksi lokal yang pendapatannya tercatat berhasil melampaui Mulan pada Minggu (13/9/2020).

Padahal sehari sebelumnya, Sabtu (12/9/2020) pendapatan film tersebut baru US$21,7 juta saja.

Walaupun begitu, capaian yang diraih Mulan masih jauh lebih baik dibandingkan dengan Tenet. Tenet, film besutan sutradara Christoper Nolan itu hanya menghasilkan US$10,2 juta hingga pekan kedua perilisannya di China.

Mulan merupakan film laga yang disadur dari legenda China The Ballad of Mulan. Cerita tersebut mengambil latar kehidupan kekaisaran China pada abad kelima.

Tokoh utama dari cerita tersebut adalah Mulan, seorang gadis yang menyamar menjadi laki-laki untuk ikut berperang demi menyelamatkan ayahnya, Hua Zhou. Tokoh tersebut diperankan oleh Liu Yifei atau Crystal Liu.

Kala itu, kaisar yang diperankan oleh Jet Li mengeluarkan dekrit bahwa satu lelaki dari setiap keluarga harus bergabung dengan angkatan darat kekaisaran untuk melawan bangsa Hun yang melakukan penyerangan.

Satu-satunya laki-laki di keluarga Mulan adalah ayahnya yang diperankan oleh Tzi Ma. Ayahnya sudah sangat lemah dan tentunya tidak layak terjun di medan perang.

Agar ayahnya tidak dipaksa untuk bergabung, Mulan akhirnya kabur dari rumah dan menyamar menjadi seorang laki-laki. Dia membawa pakaian dan peralatan perang yang diberikan kepada ayahnya dan pergi ke barak pelatihan prajurit angkatan darat.

Tidak ada yang menyadari bahwa Mulan sebenarnya adalah seorang perempuan. Termasuk Komandan Tung yang berperan sebagai pimpinan sekaligus mentor Mulan.

Komandan Tung yang diperankan oleh Donnie Yen memiliki banyak anak buah, salah satunya adalah Honghui yang diperankan oleh Yoson An.

Dia adalah pria ambisius yang sukses membuat Mulan jatuh cinta

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film mulan jameela
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top