Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

6 Manfaat Mengonsumsi Bawang Putih untuk Kesehatan

Berikut lima manfaat bawang putih dan seberapa banyak Anda harus menambahkan pada makanan Anda.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 30 September 2020  |  11:21 WIB
Bawang putih - boldsky.com
Bawang putih - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Bawang putih adalah bumbu penambah rasa untuk berbagai jenis makanan.

Tapi, di luar itu, sebenarnya rempah yang satu ini memiliki manfaat kesehatan yang penting.

Dikutip dari Insider.com, Rabu (30/9/2020), Berikut lima manfaat bawang putih dan seberapa banyak Anda harus menambahkan pada makanan Anda.

1. Memiliki nilai gizi penting

Satu siung bawang putih mentah mengandung sekitar 14 kalori, 0,57 gram protein, dan sekitar tiga gram karbohidrat (sebagai perbandingan, satu potong roti putih mengandung 34 gram karbohidrat.)

Meskipun satu siung bawang putih mentah berukuran cukup kecil, sebenarnya terdapat sejumlah besar vitamin dan nutrisi berikut  Vitamin C (2,81 mg) Selenium (1,28 mcg), Mangan (0,15 mg) dan Besi (0,15 mg).

Satu siung bawang putih memiliki profil nutrisi yang padat, tetapi ukuran bawang putih yang kecil berarti kita tidak mendapatkan banyak nutrisi dari satu siung bawang putih.

"Konsentrasinya tidak sekuat yang kita pikirkan, katakanlah makan salad lengkap," kata Tom Holland, MD, seorang ilmuwan dokter di Rush University Medical Center.

Anda tidak boleh menambahkan terlalu banyak bawang putih ke dalam makanan Anda. "Satu hingga dua siung sehari seharusnya dikonsumsi secara maksimal oleh siapa pun," kata Tracey Brigman, pakar makanan dan nutrisi di University of Georgia. Makan lebih dari itu bisa menyebabkan sakit perut, diare, kembung, atau bau mulut.

"Jika Anda memilih untuk menambahkan dua siung bawang putih sehari ke dalam makanan Anda, Anda mungkin juga ingin menambahkan peterseli segar, mint, atau apel mentah ke dalam makanan Anda untuk membantu mencegah bau mulut yang ditimbulkan dengan konsumsi bawang putih," kata Brigman.

2. Membantu meningkatkan sistem kekebalan Anda

Umbi beraroma di ujung tanaman bawang putih juga kaya dengan senyawa bergizi yang disebut allicin dan alliinase. Faktanya, kehadiran allicin membantu bawang putih meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sebuah tinjauan 2015 dari Journal of Immunology menemukan bahwa bawang putih memperkuat sistem kekebalan dengan merangsang sel-sel kekebalan seperti makrofag, limfosit, dan sel pembunuh alami. Bawang putih juga dapat membantu mencegah masuk angin dan flu karena sifat antimikroba dan antibiotik tanaman, bisa membantu menghentikan pertumbuhan virus, bakteri, dan organisme yang tidak diinginkan lainnya.

Namun, belum ada bukti kuat bahwa suplemen bawang putih membantu mencegah atau mengurangi keparahan pilek dan flu biasa.

4. Mengurangi risiko kanker tertentu

"[Bawang putih] juga merupakan sumber fitokimia yang baik, yang membantu memberikan perlindungan dari kerusakan sel, menurunkan risiko kanker tertentu," kata Brigman.

Fitokimia adalah senyawa dalam sayuran dan buah-buahan yang terkait dengan penurunan risiko penyakit kronis. Ada beberapa bukti bahwa mengonsumsi fitokimia melalui bawang putih dapat memiliki efek antikarsinogenik dan berpotensi menurunkan risiko kanker lambung dan kolorektal.

Namun, penelitian pada subjek manusia masih kurang, dan tidak terbukti konsumsi bawang putih benar-benar dapat mencegah atau mengobati kanker.

5. Meningkatkan kesehatan jantung

Sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam Experimental and Therapeutic Medicine menemukan bahwa mengonsumsi dua kapsul ekstrak bawang putih sehari selama dua bulan dapat menurunkan tekanan darah dan menurunkan kekakuan arteri pada penderita hipertensi.

"Bawang putih tampaknya memberikan perlindungan keseluruhan untuk jantung Anda," kata Brigman.

Selain itu, laporan tahun 2013 menunjukkan bahwa bawang putih dapat mengurangi lipid dalam darah, yang berarti menurunkan kolesterol dan dengan demikian menurunkan risiko penumpukan plak di sistem kardiovaskular.

Jumlah bawang putih yang dibutuhkan untuk mencapai efek kesehatan jantung ini berbeda di setiap individu. Namun, melihat penelitian yang tersedia pada subjek, yang terbaik adalah mengkonsumsi sekitar empat siung bawang putih segar per minggu, kata Puja Agarwal, PhD, ahli epidemiologi nutrisi di Rush University Medical Center.

6. Membuat stamina lebih kuat saat olahraga

Secara historis, atlet Yunani Kuno makan bawang putih sebelum acara untuk meningkatkan kinerja mereka. Itu karena bawang putih melepaskan oksida nitrat, senyawa yang melemaskan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Senyawa ini sering dilepaskan saat berlari untuk memasok lebih banyak oksigen ke otot yang bekerja.

Beberapa penelitian pada hewan pada tikus dan mencit juga menemukan bahwa bawang putih dapat meningkatkan daya tahan atletik, demikian temuan tahun 2007 dari Molecular Nutrition Food Research. Namun, Brigman mencatat bahwa data yang tidak meyakinkan pada subjek manusia berarti kita tidak dapat menarik kesimpulan yang pasti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bawang Putih kekebalan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top