Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CISDI : Lockdown Dibutuhkan Jika Laju Infeksi Tidak Terkontrol

Terlebih lagi, jika strategi tes, lacak dan isolasi tidak optimal.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  11:16 WIB
Sel virus Corona - Istimewa
Sel virus Corona - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA –Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) menyatakan strategi restriksi sosial dalam pandemi menjadi pilihan yang wajib diambil, jika laju infeksi tidak terkontrol dan tidak dapat ditangani oleh sistem kesehatan kita.

Terlebih lagi, jika strategi tes, lacak dan isolasi tidak optimal. Tanggapan ini, mengacu pada pernyataan WHO melalui David Nabaro menyatakan bahwa tidak menganjurkan lockdown karena dirasa bisa melumpuhkan kehidupan suatu wilayah.

Menurut CISDI, pakar kesehatan dan peneliti di beberapa negara sudah membuktikan bahwa lockdown efektif menekan laju penularan virus dengan beberapa prekondisi, seperti cepat dilakukan, ketat atau tidaknya restriksi dan kepatuhan masyarakat. 

"Bagaimana sikap CISDI terhadap lockdown? Kami percaya tes, lacak dan isolasi menjadi strategi yang WAJIB diterapkan jika ingin segera menekan angka kasus," pernyataan CISDI dalam akun twitternya.

CISDI juga menegaskan strategi supresi menjadi opsi yang diambil untuk melandaikan kurva yang tidak terkontrol namun sifatnya hanya sementara.

Tindakan, lanjut CISDI, ini memberi waktu bagi sistem kesehatan untuk bernafas dan pemerintah untuj memperkuat upaya 3T (test, trace, treat). 

Sebelumnya, Nabarro juga menyatakan namun lockdown diperlukan jika laju infeksi tidak terkontrol dan tidak dapat ditangani oleh sistem kesehatan. 

"Satu-satunya tujuan lockdown adalah untuk menyediakan sedikit ruangan untuk bernafas untuk memberhentikan semuanya, virus berhenti bergerak. Dan ketika Anda memiliki ruangan tersebut, Anda harusnya membangun tes, membangun contact tracing, membangun organisasi lokal. Dan jika Anda melepas status lockdown tersebut, kasus biasanya akan bertambah, tetapi akan bisa dihadapi secara elegan," ungkap Nabaro dalam wawancaranya yang diunggah melalui akun Youtube The Spectator 9 Oktober lalu.

Nabaro juga mengungkapkan pentingnya peran petugas kesehatan lokal untuk menekan laju infeksi. Menurutnya strategi tes, lacak, dan isolasi akan lebih efektif jika bisa mengerahkan petugas kesehatan lokal.

Lockdown memang tidak relevan lagi ketika suatu daerah sudah disiplin melakukan strategi tes, lacak, dan isolasi dan masyarakat yang berpergian dalan keadaan sehat juga selalu menerapkan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona pandemi corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top