Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Karakter Gen Z Main Swipe Night di Tinder

Keputusan telah dibuat oleh penonton program Swipe Night di aplikasi Tinder. Selama tiga pekan berturut-turut di setiap episode, dengan pilihan ribuan alur cerita.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  02:50 WIB
Aplikasi Tinder - istimewap
Aplikasi Tinder - istimewap

Bisnis.com, JAKARTA -- Tinder mengumumkan bahwa episode dari program Swipe Night membuktikan ketika dunia akan berakhir, orang cenderung ingat orang-orang terdekat dan menjadi lebih dekat dengan mereka.

Melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Rabu (14/10/2020), jutaan keputusan telah dibuat oleh penonton program Swipe Night di aplikasi Tinder. Selama tiga pekan berturut-turut di setiap episode, dengan pilihan ribuan alur cerita.

Dengan menonton Swipe Night, pengguna Tinder benar-benar merasakan pengalaman yang unik, dan Tinder dapat mengenali perilaku mereka dari alur cerita yang mereka pilih di Swipe Night.

 Setiap orang punya akhir cerita yang berbeda-beda, ada yang memilih menyaksikan komet jatuh dengan teman-teman di pantai, ada juga yang memilih berjoget di sebuah pesta hingga dunia berakhir.

Berkat program Swipe Night, Tinder menemukan beberapa pola perilaku generasi Z selama episode program ini. Pola perilaku itu terlihat dari keputusan-keputusan yang telah dibuat oleh para pengguna Tinder Indonesia dari kelompok Gen Z.

1. Gen Z sangat digital savvy

Hal ini terbukti dengan 31 persen Gen Z Indonesia yang menonton Swipe Night di Tinder memilih untuk mengunggah foto komet di Instagram, berbeda dengan penonton Milenial yang hanya 27 persen. Lahir dan hidup di dunia digital membuat generasi Gen Z merasa nyaman dan menyatu dengan dunia digital.

2. Gen Z sangat suka menolong

Selama mengikuti permainan Swipe Night yang terdiri dari tiga episode ini tidak heran kalau sebagian besar penonton Swipe Night dari kelompok Gen Z memilih memberikan tumpangan kepada orang asing yang mereka temui di jalan yaitu sebanyak 60 perse daripada mengabaikannya sebesar 40 persen. User yanc merupakan Gen Z juga berusaha memilih menyelamatkan hidup seorang pria sebanyak 61 persen, daripada menelantarkannya sebesar 22 persen, serta menghentikan perkelahian 60 persen dibandingkan membiarkan saja perkelahian itu 40 persen. Di kehidupan nyata, selama pandemi Covis-19, terbukti juga kalau Gen Z lebih memiliki kesadaran akan pentingnya kebersihan dan pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran virus.

3. Gen Z menghargai pentingnya teman dan orang spesial. 

Di Indonesia, rata-rata Gen Z mungkin memiliki banyak follower di Instagram, dan mereka yakin akan menemukan seseorang istimewa dalam hidupnya. Dalam alur cerita Swipe Night, ketika bumi sebentar lagi berakhir, 65 persen user Gen Z memutuskan untuk menemukan seseorang yang spesial sementara hanya 35 persen yang memutuskan berpesta saja. Berarti, membangun hubungan khusus dengan seseorang disaat-saat terakhir adalah hal yang penting bagi Gen Z.

Namun, seseorang yang spesial belum tentu adalah kekasih atau pacar, karena sebagian besar penonton Swipe Night dari kelompok Gen Z akhirnya memilih menghabiskan detik-detik terakhir mereka dengan teman-teman terbaik sebanyak 56 persen berakhir dengan Love for the Homies, dan memilih untuk menyaksikan komet jatuh bersama teman sebanyak 85 persen, dibandingkan menyaksikannya sendiri hanya 15 persen.

4. Konsep ‘tempat’ tidak terlalu penting buat Gen Z

Walaupun ada sedikit perbedaan persentase antara yang memilih pergi ke alam bebas yakni 52 persen, atau kembali ke kota 48 persen, pada akhirnya yang terpenting bagi Gen Z adalah menghabiskan waktu bersama orang-orang yang berarti buat mereka.

5. Gen Z sangat relate dengan pop culture. 

Bahkan di detik-detik terakhir sebelum dunia berakhir, menggunakan referensi budaya populer adalah suatu keharusan bagi Gen Z. Budaya pop dan meme sangat tertanam dalam diri mereka hingga 57 persen Gen Z di Indonesia memilih ‘I love you 3000’, yang merupakan referensi dari film Avengers Endgame, dibandingkan 43 perse yang hanya memilih kata ‘I Love you’ yang sederhana.

Swipe Night tidak hanya meningkatkan percakapan di dalam aplikasi Tinder, namun juga di media sosial.

Pengguna Tinder sangat senang karena telah menyelesaikan petualangan akhir dunia selama tiga episode dan sangat terhibur dengan video interaktif ini.

Selain Swipe Night, Tinder memiliki fitur seperti interest, prompt dan face to face video yang dapat dipakai oleh pengguna untuk sharing pengalaman Swipe Night dengan match mereka dan membangun percakapan yang lebih bermakna.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kencang Relationship
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top