Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kecam Macron, Arie Untung Buang Tas Mewah Seharga Ratusan Juta Rupiah Buatan Prancis

Di akun imstagramnya, tampak Arie mengeluarkan sejumlah brand mewah mulai dari Louis Vuitton, Cristian Dior dan Givenchy dan menaruhnya di lantai dengan caption "Gak Layak".
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 29 Oktober 2020  |  08:07 WIB
Arie Untung - Istimewa
Arie Untung - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Presenter Arie K Untung mengecam Presiden Emmanuel Macron yang telah mendiskreditkan islam dengan membuang tas mewah berharga ratusan juta rupiah buatan negara tersebut.

Di akun imstagramnya, tampak Arie mengeluarkan sejumlah brand mewah mulai dari Louis Vuitton, Cristian Dior dan Givenchy dan menaruhnya di lantai dengan caption "Gak Layak".

Menurutnya, kasta dari brand mahal berharga ratusan juta rupiah itu menjadi terendah setelah presiden Negara itu menghina Nabi Muhammad SAW.

Berikut penuturan lengkap Arie :

NGGA LAYAK
.
Yg sabar ya teman2
Ngga habis2 cobaan ini
Nambah Yg satu ini
.
Karena negaranya menghina nabiku di bulan kelahirannya
barang2 RECEHAN brand2 prancis ini
Ngga layak ada di lemari yg pemiliknya sangat mencintai nabinya
Brand2 ini
Kastanya langsung jadi “paling rendah”
.
Smentara pernyataannya gitu
Barang2 ini
Ga akan kami pakai
Berapapun harganya
Ga sebanding sama nabiku sama sekali
So insulting
.
Sambil ngingetin
ini adab kebijakan negaranya ya guys. bukan orangnya, ini murni pemimpinnya aja, ga semua org prancis juga setuju sama presidennya,
Emang Bukan salah tas2 ini
tapi biar dia tau impact ekonomi yg dihasilkan atas penghinaan ini
Di muslim market brnd prancis skrg valuenya langsung “murah”
kyk ga ada hal lain yg lebih penting aja yg lebih manfaat utk dibahas
.
Menurut data, prancis adalah negara dng pertumbuhan muslim terbesar di eropa bahkan masjid terbesar di eropa ada disana, jd warganya jg byk yg marah kok
.
Kita diajarkan dilarang menghina kepercayaan lain, dng alasan apapun dalam islam ngga boleh (QS. al-An’am: 108).
“Emg sih klo nabi yg disinggung semua pasti mau langsung “turun”
Tapi
Sabar ya teman2 kita sedang masuk fase mulkan jabbariyan
Temen2 muslim jgn response balik hina kepercayaan apapun, kita jd pribadi2 yg sabar
Hidup berdampingan damai dng yg berbeda kepercayaan adalah kelembutan yg diajarkan Rasulullah saw
.
Sekalian utk naikin ekonomi kita
Mending pake produk dalam negri aja yuk ukm2 banyak yg bagus2
Yg Harganya memang lebih murah, tapi value nya kita sekalian bisa saling membantu pengusaha lokal
.
pour mon ami francais,
SABR S’il vous plait
.

allahumma sholli ala muhammad
Jgn sampe kami yg ga layak dpt syafaatmu
Ya Rabb aku ga punya kemampuan apa2 atas penghinaan ini ?
Cuma ini yg kami mampu
semoga Kau menyaksikan dmn posisi kami berada

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prancis mewah
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top