Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keterampilan Membungkus Kado Bisa Jadi Peluang Bisnis

Memulai bisnis tanpa modal yang besar adalah keinginan semua orang. Kini, Anda bisa mengasah keterampilan dan menjadikannya peluang bisnis.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 30 November 2020  |  20:23 WIB
Kado Natal - inspiringintens.com
Kado Natal - inspiringintens.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Pandemi tidak akan menghentikan orang untuk memberi hadiah pada orang yang mereka cintai pada musim liburan tahun ini.

Lebih dari sebelumnya, layanan bungkus kado dalam bentuk keranjang hadiah atau hampers sedang mengalami pengingkatan di tengah pembatasan sosial. Memberi hadiah telah menjadi tanda cinta sejak dulu dan akan lebih bermakna di masa sulit ini.

Dilansir melalui Fits Small Business, Senin (30/11/2020), ada 7 langkah penting yang perlu Anda lakukan sebelum memulai bisnis jasa bungkus kado untuk keranjang hadiah dan hampers, antara lain:

1. Temukan niche atau ceruk pasar yang sesuai dengan gaya Anda.

Menemukan ceruk yang tepat membantu membedakan bisnis Anda dari pesaing. Ceruk pasar menargetkan audiens tertentu atau memenuhi kebutuhan tertentu. Semakin sempit pasar Anda, semakin mudah jasa Anda menjadi solusi tepat bagi audiens tersebut.

Menurut Entrepreneur, konsumen yang membeli keranjang hadiah cenderung memiliki tingkat pendapatan menengah ke atas, sehingga penting untuk diperhatikan dalam merencanakan tempat berjualan, terutama jika ingin membuka etalase.

Konsumen bisnis atau korporasi juga bisa mendapatkan pangsa pasar yang lebih besar dari penjualan Anda. Perusahaan sering kali membeli keranjang hadiah untuk klien, untuk merayakan pencapaian karyawan, dan acara besar dalam hidup lainnya.

2. Buat Rencana Bisnis

Memiliki rencana untuk bisnis yang menguntungkan sejak awal akan memberi Anda pemahaman yang lebih baik tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan bisnis Anda untuk menghasilkan keuntungan, dana apa yang Anda butuhkan untuk mempertahankan bisnis Anda sampai titik itu, dan ide apa yang sebenarnya dapat dijalankan.

Rencana bisnis Anda berfungsi sebagai model bagaimana Anda membayangkan bisnis Anda tumbuh, dan seringkali merupakan persyaratan untuk mendapatkan pinjaman usaha kecil atau pendanaan lainnya.

Jika Anda memulai bisnis online dari rumah, biayanya akan jauh lebih rendah. Anda bisa memulai toko keranjang hadiah online dengan beberapa ratus ribu rupiah. Anda hanya perlu berinvestasi dalam platform e-niaga, pemasaran online, persediaan keranjang hadiah, dan alat pengiriman.

3. Pilih Saluran Penjualan

Memilih tempat dan waktu untuk menjual jasa keranjang hadiah Anda adalah keputusan penting. Membuka etalase membutuhkan lebih banyak modal di muka daripada memulai toko online.

Jika Anda ingin membangun bisnis jasa yang menghasilkan pendapatan dengan margin lebih tinggi tinggi, Anda memerlukan ruang komersial untuk mengemas dan mengirimkan pesanan. Tetapi, jika Anda ingin menjalankan operasi keranjang hadiah kecil untuk penghasilan tambahan, maka bisnis rumahan mungkin berhasil untuk Anda.

Pilihan lain untuk dipertimbangkan adalah membuka bisnis keranjang hadiah musiman. Penjualan keranjang hadiah cenderung melonjak selama liburan musim dingin, terutama untuk keranjang makanan dan wine. Menandatangani sewa sementara bisa menjadi cara yang bagus untuk menguji keadaan dan memanfaatkan musim penjualan ritel tersibuk.

4. Atur Keuangan Bisnis Anda

Sebelum Anda memulai bisnis, langkah penting lain yang perlu dilakukan adalah memisahkan keuangan pribadi dan bisnis Anda. Memisahkan keuangan Anda diperlukan untuk melindungi aset pribadi serta memudahkan proses pemantauan pengeluaran dan melacak pengurangan pajak.

5. Pilih Pemasok yang Tepat

Pada awalnya, cara termudah untuk membeli produk untuk keranjang hadiah Anda adalah dengan pergi ke toko perlengkapan kerajinan terdekat. Tapi, untuk mendapatkan margin keuntungan terbaik pada keranjang hadiah Anda, Anda harus membeli produk dengan harga grosir. Harga grosir biasanya 50% dari harga eceran standar, terkadang bahkan lebih murah.

6. Desain & Tetapkan Harga untuk Keranjang Hadiah Anda

Ketika membahas tentang jenis keranjang hadiah yang ingin Anda jual, opsinya tidak terbatas. Kategori keranjang hadiah populer termasuk makanan dan permen berkualitas, perlengkapan mandi, barang musiman, hadiah baby shower hingga pernikahan.

Seperti halnya bisnis ritel lainnya, kunci untuk menghasilkan keuntungan adalah menjual keranjang hadiah Anda dengan harga setidaknya dua kali lipat dari biaya produksi. Ini disebut harga keystone.

Saat menentukan harga jual, selain barang-barang di dalamnya, perhitungkan biaya bahan pembungkus dan pengemas, serta biaya tenaga kerja dalam membuat keranjang.

7. Iklankan Bisnis Keranjang Kado Anda

Setelah lokasi atau toko online Anda siap, sekarang saatnya untuk mulai beriklan. Strategi periklanan terbaik akan menggabungkan taktik pemasaran online dan tradisional untuk menjangkau jumlah pelanggan terbesar.

Anda bisa melakukan periklanan online melalui media sosial, e-commerce atau membuat website.

Selain periklanan online, Anda mungkin ingin menggunakan beberapa teknik pemasaran tradisional untuk mendorong dan menghargai pelanggan setia.

Memulai bisnis keranjang hadiah membutuhkan ide kreatif dan banyak perencanaan yang matang.

Anda perlu menemukan ceruk yang menguntungkan, memilih saluran penjualan, dan menulis rencana bisnis yang mendetail dan jika Anda memiliki keterampilan yang tepat tentu akan membuat pekerjaan itu jauh lebih mudah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis peluang bisnis tips bisnis Kado Spesial
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top