Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Antibodi Virus Corona Mungkin Bertahan 6 Bulan

Para peneliti mengatakan antibodi yang lebih kuat cenderung ditemukan pada orang yang sebelumnya mengalami gejala serius.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 02 Desember 2020  |  20:33 WIB
Sel virus corona
Sel virus corona

Bisnis.com, JAKARTA - Para peneliti Jepang menemukan bahwa orang-orang yang pernah terinfeksi Covid-19 memiliki antibodi selama setidaknya enam bulan setelah terinfeksi.

Melansir NHK pada Rabu (2/12/2020), Universitas Kota Yokohama dan institusi lainnya melakukan studi terhadap 376 orang berusia 20-an hingga 70-an tahun yang terinfeksi virus korona antara Februari hingga Mei. Mereka menganalisis sampel-sampel darah yang diambil enam bulan setelah orang-orang terinfeksi.

Para peneliti menemukan bahwa 97 persen orang tanpa gejala atau memiliki gejala ringan, dan 100 persen orang dengan gejala moderat atau serius, memiliki apa yang disebut antibodi penetral dalam sistem tubuhnya.

Antibodi tersebut adalah jenis protein yang dihasilkan di dalam tubuh setelah infeksi. Mereka diyakini melemahkan aktivitas virus dan mencegah infeksi lebih lanjut.

Para peneliti mengatakan antibodi yang lebih kuat cenderung ditemukan pada orang yang sebelumnya mengalami gejala serius.

Studi skala besar mengisyaratkan bahwa orang-orang dengan antibodi memiliki risiko infeksi lebih rendah untuk setidaknya selama enam bulan.

Para peneliti mengatakan penemuan tersebut merupakan kabar baik bagi pengembangan vaksin. Mereka juga mengatakan akan menjalankan studi lanjutan selama enam bulan ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

antibodi Vaksin Virus Corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top