Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awas, Banyak Madu Dicampur Gula. Ini Cara Mengecek Keaslian Madu

Investigasi dari India menemukan sejumlah madu yang terkenal dan beredar di pasar, sudah tidak lagi murni alias dicampu dengan gula.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  19:16 WIB
Madu - Istimewa
Madu - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Investigasi di India  menemukan bahwa sejumlah madu yang terkenal di seluruh dunia telah dicampur dengan sirup atau gula.

Hasil investigasi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Lingkungan Hidup India (CSE) menemukan bahwa mayoritas madu yang dijual di pasaran bukanlah madu murni, atau sudah tercampur dengan bahan lainnya.

Berdasarkan laporan CSE, sejumlah merek madu yang terkenal di seluruh dunia telah dicampur dengan sirup atau gula. Madu murni mengandung banyak nutrisi tetapi bebas lemak dan kolesterol. Madu merupakan sumber bahan pangan yang kaya akan antioksidan dan antibakteri.

Namun madu yang sudah tidak lagi murni, alias sudah dicampur gula, memiliki dampak negatif bagi kesehatan bila dikonsumsi dalam jangka panjang.

Karena banyak mengandung gula, madu yang tidak murni ini cenderung meningkatkan risiko obesitas dan meningkatnya kadar gula darah. Hal ini dibuktikan dari hasil beberapa penelitian terkait.

Bagaimana cara untuk mengetahui apakah madu yang Anda beli adalah madu murni atau bukan?

Laman Indianexpress memberikan cara mudah untuk membedakannya, melalui sebuah tes yang dapat dilakukan di rumah. Tes ini merupakan cara yang telah disarankan oleh Badan Otoritas Standar Keamanan Pangan India (FSSAI).

Anda hanya perlu menyiapkan wadah bening berisi air putih, dan madu. Tuangkan beberapa tetes madu ke dalam wadah yang telah berisi air putih.

Perhatikan reaksi madu tersebut. Bila madu langsung turun ke permukaan wadah tanpa terlarutkan, berarti itu adalah madu murni.

Sebaliknya bila madu yang diteteskan tampak perlahan-lahan larut dengan air, maka madu tersebut telah tercampur sirup atau gula.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi penelitian madu
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top