Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jangan Dihabiskan, Simak Tips Manfaatkan Bonus Akhir Tahun

Namun, apakah bijak untuk menghabiskan seluruh uang THR untuk hal yang kita inginkan? Jawabannya, tergantung dari kondisi keuangan kita saat ini.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 23 Desember 2020  |  19:08 WIB
Karyawan menunjukan dolar AS di Jakarta, Rabu (25/11/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menunjukan dolar AS di Jakarta, Rabu (25/11/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Dorongan belanja setelah bonus akhir tahun serta tunjangan hari raya masuk ke rekening memang tak tertahankan, apalagi dengan berbagai promo dan diskon yang ditawarkan.

Namun, apakah bijak untuk menghabiskan seluruh uang THR untuk hal yang kita inginkan? Jawabannya, tergantung dari kondisi keuangan kita saat ini.

Jika kita tidak punya tanggungan, utang tertunggak dan ada cukup dana tabungan serta dana darurat yang sudah disiapkan, menghabiskan bonus tentu tidak akan jadi masalah.

Namun apa jadinya jika kita sendiri belum sehat secara finansial?

Dilansir melalui Lifepal.co.id, agar bonus dan tunjangan hari raya yang diterima lebih bermanfaat, simak tips berikut ini:

1. Melunasi utang konsumtif

Jika Anda memiliki tunggakan utang konsumtif berbunga besar, ada baiknya agar segera dilunasi.

Mengingat utang konsumtif tidak akan menambah nilai aset kita dan hanya akan menciptakan pengeluaran pasif, selesaikan tunggakan selagi ada dana segar yang tak terpakai.

Dengan melunasi utang ini secepatnya, maka di tahun 2021 Anda sudah terbebas dari utang konsumtif. Namun dalam melunasi utang-utang ini, perhatikanlah pula biaya penalti yang akan dikenakan pihak pemberi kredit.

Jangan sampai biaya penalti yang dibayarkan terlampau tinggi dan akhirnya membuat pengeluaran kita jauh lebih besar lagi.

2. Menambah ketersediaan dana darurat atau aset lancar

Ketersediaan dana darurat di masa pandemi memang sangat penting apalagi di tengah kondisi krisis kesehatan seperti sekarang. Kita harus selalu siap dengan risiko yang ada.

Menjadikan dana THR sebagai tambahan dana darurat bukanlah hal yang buruk.

Setelah dana darurat terpenuhi, maka lakukan pengecekan terhadap jumlah aset lancar atau tabungan Anda. Bila jumlahnya sudah mencapai 15% hingga 20% dari kekayaan bersih, maka tandanya sudah sehat, namun jika belum gunakan saja beberapa persen dari dana THR untuk menambah tabungan Anda.

3. Membeli proteksi

Bila Anda adalah pencari nafkah, memiliki asuransi jiwa tentu merupakan sebuah kewajiban. Jika memang belum memilikinya, maka cari tahulah besaran akan kebutuhan uang pertanggungan Anda saat ini di berbagai kalkulator asuransi online yang tersedia.

Setelah itu, pilihlah asuransi jiwa yang memang sesuai dengan kebutuhan Anda dari segi UP maupun besaran premi.

Premi tentu bisa dibayarkan dengan berbagai cara, tahunan maupun bulanan. Ketika Anda membayarnya secara tahunan, maka ada peluang untuk mendapatkan harga premi yang lebih murah.

Anda dapat menggunakan dana THR Anda untuk membayar premi tersebut.

Bila Anda sudah memiliki asuransi jiwa, maka lakukan bedah polis untuk mengetahui apakah manfaatnya sudah sesuai dengan kebutuhan Anda atau belum. Namun jika sudah, coba tinjau ulang kebutuhan proteksi Anda, dari segi lain.

Bisa jadi, asuransi kesehatan Anda masih belum memenuhi standar yang dibutuhkan, atau mobil Anda juga belum terlindungi asuransi mobil.

4. Manfaatkan untuk membeli aset investasi

Ketimbang menghabiskannya untuk bersenang-senang di akhir tahun, tidak ada salahnya bagi Anda menggunakan THR untuk berinvestasi di antaranya dengan membeli reksa dana, saham, logam mulia, dan aset-aset lain yang nilainya akan bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Akan tetapi, ketahui bahwa investasi sebaiknya dilakukan setelah dana darurat dan proteksi sudah Anda miliki.

Pastikan juga bahwa keputusan Anda dalam membeli aset-aset tersebut sudah didasari dari tujuan investasi. Dari jangka waktunya, tujuan investasi secara garis besar dibagi menjadi tiga yaitu tujuan jangka pendek, menengah, dan panjang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bonus
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top