Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Orang yang Suka Menyendiri Punya IQ Lebih Tinggi

Kita semua tahu bahwa menghabiskan waktu bersama orang lain, terutama teman meningkatkan suasana hati kita dan membuat kita tetap waspada. Namun, orang yang 'sangat cerdas' akan lebih bahagia jika dibiarkan sendiri dan tidak diganggu.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  20:05 WIB
otak bayi - boldsky.com
otak bayi - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA -  Apakah Anda punya teman yang selalu suka menyendiri dan seringkali terlihat seperti orang kesepian.

Atau bahkan itu Anda alami sendiri. Jika kesendirian adalah sesuatu yang Anda sukai, kemungkinan besar Anda sangat pintar.

Ini mungkin mengejutkan, tetapi itulah yang diungkapkan oleh penelitian.

Kita semua tahu bahwa menghabiskan waktu bersama orang lain, terutama teman meningkatkan suasana hati kita dan membuat kita tetap waspada. Namun, orang yang 'sangat cerdas' akan lebih bahagia jika dibiarkan sendiri dan tidak diganggu.

Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang ini memiliki tingkat kepuasan yang lebih rendah terhadap kehidupan ketika mereka sering bersosialisasi dengan orang lain. Hal ini terjadi karena orang-orang seperti itu mengalami kesulitan menemukan orang yang sama, yang memiliki minat yang sama dengan mereka.

Faktanya, sulit untuk menemukan minat yang mirip dengan orang yang pikirannya jarang 2 persen dari populasi. Karenanya, mereka merasa terisolasi karena tidak ada orang yang memiliki minat intelektual dan percakapan yang sama. Lambat laun, mereka tumbuh menjadi kebiasaan menikmati kebersamaan dengan mereka sendiri karena tidak ada yang mau tinggal bersama orang yang hanya berbicara secara intelektual.

Orang yang sangat cerdas tidak ingin memiliki teman di sekitar mereka karena mereka pikir kemampuannya akan turun, jika mereka terus mencampuri urusan yang biasa-biasa saja.

Selain itu, mereka mungkin hanya sibuk mengurus karier dan kehidupan profesional mereka. Mereka berpikir bersosialisasi dengan teman-teman tidak akan membawa kebaikan bagi mereka dan menjadi penghalang lain untuk mencapai tujuan mereka.

Orang yang memiliki kecenderungan akademis memiliki keterampilan interpersonal yang buruk, yang mungkin menjadi penghalang dalam perjalanan mereka untuk mencapai kesuksesan yang lebih menyeluruh.

Namun, ada juga jenis orang cerdas lainnya, yang mungkin tidak cerdas secara akademis tetapi cukup pandai dalam manipulasi, atau pemikiran kreatif. Di suatu tempat atau di sisi lain, orang menghadapi kesulitan setidaknya dalam satu aspek kehidupan mereka, dan orang yang 'sangat cerdas' tidak terkecuali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karakter kecerdasan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top