Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Studi: Covid-19 Bisa Dideteksi dari Detak Jantung Anda, Begini Caranya

Selain gejala dan komplikasi medis yang menyertai virus corona, sebuah studi baru menemukan bahwa detak jantung juga dapat menentukan apakah Anda mengidap COVID-19 atau tidak
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  20:38 WIB
Detak jantung
Detak jantung

Bisnis.com, JAKARTA - Meningkatnya jumlah kasus COVID di seluruh dunia dan ketakutan yang masih ada seputar jenis virus korona Inggris yang baru, orang-orang menjadi lebih waspada dan berhati-hati belakangan ini.

Selain gejala dan komplikasi medis yang menyertai virus corona, sebuah studi baru menemukan bahwa detak jantung juga dapat menentukan apakah Anda mengidap COVID-19 atau tidak.

Aplikasi COVID Symptom Study, sebuah inisiatif nirlaba, mempelajari data dari lebih dari empat juta kontributor di seluruh dunia, yang pada akhirnya mengklaim bahwa detak jantung seseorang dapat menentukan apakah dia tertular virus atau tidak.

Menurut peneliti dari aplikasi studi yang sama, COVID-19 dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur atau tinggi, lebih dari 100 detak per menit.

Luca Foschini, salah satu pendiri perusahaan kesehatan dan pengukuran yang berbasis di AS, Evidation Health, menyatakan, lonjakan besar dalam detak jantung saat istirahat adalah indikator yang lebih sensitif dari Covid.

Dalam analisis yang dilakukan oleh data Fitbit dan gejala yang dilaporkan sendiri, ditemukan bahwa peningkatan detak jantung saat istirahat merupakan indikator penyakit pada manusia.

Bagaimana cara mengukur detak jantung Anda?

Aplikasi COVID Symptom Study telah menyediakan seperangkat pedoman untuk mengukur detak jantung guna mengidentifikasi apakah seseorang mengidap COVID atau tidak. Berikut langkah-langkah yang harus diambil.

- Bersantai selama lima menit sebelum memeriksa detak jantung Anda.
- Periksa denyut nadi Anda dengan telunjuk dan jari tengah. Tekan sisi dalam pergelangan tangan atau sisi luar tenggorokan di bawah rahang.
- Hitung jumlah denyut nadi yang Anda rasakan selama 60 detik, atau hitung denyut selama 30 detik dan kalikan dengan dua.
- Irama denyut nadi yang teratur adalah normal.
Jika detak jantung istirahat Anda antara 60 dan 100 detak per menit (bpm), Anda memiliki detak jantung yang normal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jantung Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top