Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengakuan Dokter yang Disuntik Vaksin Virus Corona, Ini Efek yang Dirasakan

DisuntikMinim Efek Samping, Dokter Forensik Sampai Dokter Gizi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  18:24 WIB
Vaksin virus corona (Covid-19) disuntikkan kepada dokter dan tenaga medis, sebab mereka adalah garda terdepan - istimewa
Vaksin virus corona (Covid-19) disuntikkan kepada dokter dan tenaga medis, sebab mereka adalah garda terdepan - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Vaksin virus corona (Covid-19) diyakini aman dan minim efek samping dalam penyuntikan perdananya beberapa waktu lalu.

Sejumlah petugas medis mengaku tak merasakan efek samping pasca disuntik vaksin tersebut. Kabiddokkes Polda Sumbar Kombes Pol Lisda Cancer mengaku tidak ada perbedaan mendasar antara disuntik vaksin Covid-19 dengan vaksin yang lain.

Dia hanya merasakan sedikit nyeri lokal di bekas suntikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac itu. Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk tidak takut menerima vaksin virus corona.

"Jangan takut disuntik vaksin. Vaksin kan dari kecil sudah diwajibkan. Memang tujuannya untuk mencegah penyakit. Di sekolah juga vaksin kan, dari bayi kita memang sudah vaksin," tuturnya kepada Bisnis, baru-baru ini.

Dia menjelaskan petugas vaksinasi nyatanya mengantisipasi adanya efek berlebihan dari vaksin. Sebelum diberi vaksin, petugas akan bertanya tentang kondisi kesehatan, termasuk apakah pernah terinfeksi Covid-19 dan memiliki riwayat komorbiditas.

Apabila tidak, baru petugas akan menyuntikkan vaksin. Setelah disuntik pun, petugas akan memantau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) selama 30 menit. "Setelah tidak ada kejadian apa-apa langsung dapat sertifikatnya," terang Lisda.

Kalaupun ada efek samping seperti nyeri di bekas suntikan, petugas menyarankan untuk mengompresnya dengan air panas. Begitu pula jika mengalami sakit kepala, bisa diatasi dengan analgesik.

"Kalau agak demam minum paracetamol. Banyak minum air putih. Kalau ada apa-apa hubungi dokter. Karena di setiap sertifikat ada nomor dokter yang harus dihubungi kalau ada gejala," beber dokter forensik yang menjadi sosok di balik berhasilnya identifikasi korban kasus kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 ini.

Spesialis Gizi Klinik dr. Raissa Edwina Djuanda mengaku senang menjadi salah satu penerima vaksin virus corona (Covid-19) di tahap pertama ini.

"Saya merasa senang sekali akhirnya dapat menerima vaksinasi dan bangga Indonesia menjadi salah satu negara yang pertama melakukannya," ujarnya.

Diakui Raissa dia sedikit tegang dan deg-degan saat sebelum divaksin. Namun setelah menerima suntikan, dia mengaku ternyata tidak sakit sama sekali dan tidak ada bedanya dengan vaksinasi lain. "Untungnya tidak ada efek samping yang saya  rasakan atau alami hingga saat ini," imbuhnya.

Oleh karena itu, Raissa berharap seluruh warga Indonesia jangan ragu untuk menerima vaksin ini. "Tetap terapkan 3M meskipun sudah divaksin," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dokter Virus Corona Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top