Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Film Animasi Karya Siswa SMK RUS Ukir Prestasi Internasional

Salah satunya film animasi dari para siswa SMK Umar Raden Said (SMK RUS) Kudus, Jawa Tengah, yang berjudul “Unstring Your Heart
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  10:46 WIB
Animasi
Animasi

Bisnis.com, JAKARTA – Animasi karya anak bangsa tak lagi dapat dipandang sebelah mata. Ini di buktikan dengan sejumlah karya yang berhasil mengukir prestasi hingga kancah internasional.

Salah satunya film animasi dari para siswa SMK Umar Raden Said (SMK RUS) Kudus, Jawa Tengah, yang berjudul “Unstring Your Heart”.

Karya tersebut berhasil memenangkan nominasi dan menjadi pemenang di berbagai penghargaan baik lokal maupun internasional.

Diantaranya dari HelloFest 2019, The 20th Kansas International Film Festival 2020, Canverra Short Film Festival 2020, Canberra Short Film Festival 2019, hingga Pune Short Film Festival 2019.

Prestasi yang dicapai tersebut membuktikan bahwa SMK RUS yang merupakan binaan Djarum Foundation ini terus bergerak meningkatkan keefektifan metode pembelajaran tanpa mengabaikan proses kreatif dan inovasi.

Program Associate Djarum Foundation, Galuh Paskamagma mengatakan, banyak hal terkait yang menjadikan tolok ukur kesuksesan para siswa dalam menghasilkan animasi berkualitas.

Antara lain program vokasi dan ekosistem pendidikan yang benar-benar ditujukan untuk penciptaan pengalaman belajar.

Dengan pengalaman menjalin kemitraan dan kolaborasi yang efektif dan efisien, modern, serta inovatif,  sehingga pencapaian  kompetensi keahlian animasi benar-benar diperhatikan dan tercapai optimal.

“SMK RUS telah mempersiapkan lulusan yang cakap dan kompeten dalam bidang animasi 3 dimensi,  dalam hal ini dunia kerja dan usaha industri film animasi,” tuturnya, dalam keterangan yang diterima
Selain itu, SMK RUS merupakan salah satu sekolah yang menerapkan konsep dan sistem pendidikan “Merdeka Belajar” yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim.

Kepala SMK RUS, Fariddudin mengatakan konsep “Merdeka Belajar” menjadi sebuah nafas yang menggerakkan imajinasi dan kreativitas siswa, mentor maupun pendidik dan semua pihak yang terlibat.

Dalam memproduksi film animasi  Unstring Your Heart, siswa bergerak sebagai pembelajar aktif yang merdeka. Ini menjadi proses penting dimana keduanya terfasilitasi perkembangan inspirasi dan minatnya.

Setelah dibekali pengetahuan dan  ilmu dasar, siswa pun diberikan kesempatan untuk bergerak sesuai minat yang dipilihnya.

“Proses mendalami berlanjut, dimana siswa akan terus menekuni bidang yang diipilihnya dengan menggunakan kurikulum yang disusun secara mandiri berdasarkan sasaran yang ingin dicapainya, di bawah bimbingan guru dan sekolah tentunya,” terang Fariddudin.

Jika menyimak cerita di balik layar dan  proses kreatif film Unstring Your Heart, banyak hal menarik yang menjadi pengalaman berharga bagi para siswa jurusan animasi di SMK RUS.

Betapa tidak, pembelajaran dikemas dalam bentuk Project Based Learning (PjBL) atau pembelajaran berbasis proyek.

Kekuatan program PjBL yang diperkaya teknologi sangat memberikan pengaruh besar pada keberhasilan siswa dalam kehidupan nyata, dan bahkan memiliki daya saing.

PjBL juga mengarahkan siswa untuk belajar sistem produksi animasi dari berbagai tingkatan mulai dari pre-production, production, hingga post production.

Siswa tidak seperti hanya bersekolah tetapi berproses dalam perencanaan, menganalisis kebutuhan pasar, merealisasikan ide dan keahlian animasi mereka.

Mengembangkan leadership dan proses kerja tim, berkomunikasi dan bekerja dengan teknologi yang modern dan bersaing di dunia industri dalam sebuah proses produksi film animasi.

Film animasi Unstring Your Heart ini mengisahkan pemain Marionette dan bonekanya. Film ini digarap dengan hati dan passion setiap tenaga dan pikiran para kreator animasi muda yang memproduksinya. Betapa tidak, animasi yang hadir adalah merupakan karya detil sekelas film Disney klasik.

Tidak main-main, para siswa SMK RUS melakukan riset secara serius. Aritektur Kota Tua Semarang era 1930-an hadir secara menggemaskan.

Riset motif batik secara mendalam pun menghadirkan kostum batik yang dikenakan tokoh animasi sehingga menggambarkan kekayaan khas batik semarang.

Dikemas menyentuh hati, diiringi musik latar khas yang tetap menghadirkan unsur Indonesia tempo dulu yang kaya dengan nilai-nilai kearifan lokal Indonesia kepada pecinta tayangan animasi di seluruh dunia.

Penasaran? Yuk saksikan film Unstring Your Heart di Youtube Official RUS Animation Studio.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film animasi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top