Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Sehat, Kenali Gejala Awal Kanker Paru-Paru

Beberapa gejala kanker paru-paru yang mungkin tampak tidak berhubungan dengan paru-paru atau pernapasan.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 23 Januari 2021  |  17:10 WIB
Cara mendeteksi kanker paru-paru. - WebMD
Cara mendeteksi kanker paru-paru. - WebMD

Bisnis.com, JAKARTA-- Banyak orang dengan penderita kanker paru-paru tidak memiliki gejala sampai penyakitnya mencapai stadium lanjut. Pasalnya, menurut American Lung Association, hanya ada sedikit ujung saraf di paru-paru, tumor dapat tumbuh tanpa menimbulkan rasa sakit atau ketidaknyamanan.  Namun, gejala yang muncul berbeda pada setiap orang.

Kendati begitu ada beberapa gejala yang dapat menjadi indikasi seperti batuk yang tidak kunjung sembuh dan semakin parah seiring waktu, suara serak, nyeri dada terus menerus, sesak napas. Infeksi paru-paru yang sering terjadi seperti bronkitis atau pneumonia dan batuk darah.

Adapun beberapa gejala kanker paru-paru yang mungkin tampak tidak berhubungan dengan paru-paru atau pernapasan. Gejala ini masih bisa menjadi tanda kanker paru-paru karena kanker tersebut tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Artinya beberapa gejala tidak muncul sampai kanker telah menyebar ke bagian tubuh yang lain. Beberapa gejala ini mungkin termasuk penurunan berat badan kehilangan selera makan, sakit kepala, nyeri atau patah tulang, gumpalan darah.

Apabila Anda mendapati salah satu gejala tersebut, lebih baik segera menemui dokter. Jika Anda merasa berisiko terkena kanker paru-paru, bicarakan dengan dokter Anda tentang skrining.

Sayangnya, beberapa orang salah didiagnosis dalam waktu lama karena gejalanya mirip dengan diagnosis lain seperti pneumonia, alergi, atau pilek.

Jika Anda merasa ada yang tidak beres, konsultasikan dengan dokter Anda. Anda tahu tubuh Anda yang terbaik dan gigih bisa menyelamatkan hidup Anda.

Kanker paru-paru didiagnosis berbeda dari orang ke orang. Tim medis akan  memilih tes berdasarkan sejumlah faktor seperti riwayat kesehatan Anda, Gejala Anda, temuan dari pemeriksaan fisik Anda, dan tes pencitraan.

Dokter Anda mungkin merekomendasikan untuk tes pencitraan yang dapat membantu menemukan kanker paru-paru. Adapun tes pencitraan membuat gambar bagian dalam tubuh Anda. Gambar-gambar ini membantu dokter untuk menemukan kanker paru-paru, untuk melihat apakah telah menyebar, untuk melihat apakah pengobatan berhasil atau untuk menemukan kanker yang muncul kembali setelah pengobatan.

Tes tersebut meliputi pemindaian tomografi terkomputerisasi (CT), Pemindaian positron emission tomography (PET) dan Pemindai tulang.

Hal tersebut dimaksudkan untuk mengetahui apakah sesuatu yang mencurigakan sebenarnya adalah kanker paru-paru. Dokter harus mempelajari jaringan atau cairan dari atau sekitar paru-paru. Banyak prosedur berbeda yang memungkinkan dokter mengangkat sel dari tubuh dan memeriksanya di bawah mikroskop untuk menentukan apakah itu kanker.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

paru-paru tips sehat kanker paru-paru
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top