Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apakah Vaksin Virus Corona Memiliki Vaksin Efek Samping Jangka Panjang?

Sebagian besar efek yang ditimbulkan dari vaksin virus corona adalah sangat ringan, seperti nyeri di tempat suntikan, kelelahan atau demam.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 27 Februari 2021  |  19:00 WIB
Dokter menyuntikkan vaksin CoronaVac ke lengan petugas medis saat vaksinasi COVID-19 dosis kedua di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (28/1/2021). Pemerintah menargetkan realisasi vaksinasi COVID-19 meningkat hingga sebanyak satu juta orang setiap hari karena sudah tersedia 30.000 petugas vaksinasi yang tersebar di 10.000 Puskesmas dan 3.000 rumah sakit.  - Antara
Dokter menyuntikkan vaksin CoronaVac ke lengan petugas medis saat vaksinasi COVID-19 dosis kedua di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (28/1/2021). Pemerintah menargetkan realisasi vaksinasi COVID-19 meningkat hingga sebanyak satu juta orang setiap hari karena sudah tersedia 30.000 petugas vaksinasi yang tersebar di 10.000 Puskesmas dan 3.000 rumah sakit. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Program vaksinasi virus corona (Covid-19) telah dilaksanakan pemerintah untuk mencegah penularan  virus corona, kini masih saja diragukan  oleh pemerintah.

Mengutip The Conversation, Sabtu (27/2/2021), para ilmuwan telah menguji vaksin virus corona selama berbulan-bulan. Sebagai permulaan, efek samping yang serius sangat, sangat jarang.

Apakah akan ada efek samping yang terjadi dalam beberapa bulan setelah mendapatkan vaksin?

Faktanya, sebagian besar efek samping terjadi dalam satu atau dua hari pertama. Dan sebagian besar efek yang ditimbulkan sangat ringan, seperti nyeri di tempat suntikan, kelelahan atau demam - yang merupakan tanda bahwa sistem kekebalan Anda membangun respons terhadap hal yang telah Anda vaksinasi.

Apa yang kita ketahui tentang efek samping jangka panjang?

Sejak Desember, lebih dari 200 juta orang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin virus corona di seluruh dunia. Mengingat banyaknya vaksin yang diberikan hingga saat ini, efek samping yang umum, jarang dan jarang akan terdeteksi sekarang.

“Kami juga melihat beberapa orang menyampaikan kekhawatiran tentang vaksin virus corona, ada juga vaksin mRNA, seperti vaksin Pfizer-BioNTech, sebagai teknologi ‘baru’. mRNA (atau "messenger" RNA) ditemukan di semua sel hidup. mRNA adalah pesan yang memberi tahu sel bagaimana membuat protein yang memicu respons imun di dalam tubuh. 

Respons kekebalan itulah yang melindungi orang-orang dari infeksi jika seseorang terpapar virus. mRNA tidak sama dengan DNA (gen Anda), dan tidak dapat bergabung dengan DNA kita untuk mengubah kode genetik manusia.

Vaksin mRNA tidak memengaruhi atau berinteraksi dengan DNA dengan cara apa pun. Jadi kami yakin tidak akan ada efek jangka panjang yang mengubah DNA dari vaksin ini.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Virus Corona Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top