Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Cara Dokter di AS Bujuk Warga Agar Mau Divaksin Covid-19

Salah satu cara terpenting untuk meyakinkan orang agar mau divaksinasi adalah dengan menjawab pertanyaan mereka secara langsung melalui forum dan sesi tanya jawab.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 14 Mei 2021  |  15:22 WIB
Ilustrasi petugas kesehatan mempersiapkan vaksin Covid-19. - Antara
Ilustrasi petugas kesehatan mempersiapkan vaksin Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Sekitar 1,7 juta warga San Diego, Amerika Serikat, telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19, sedangkan 1,2 juta di antaranya telah mendapat dua dosis vaksin. Namun, angka tersebut masih belum cukup.

Dilansir dari 10News, beberapa dokter di San Diego khawatir beberapa warga masih ragu disuntik vaksin, atau mungkin tidak merasa perlu divaksin karena angka kasus positif Covid-19 di AS semakin menurun.

Tampaknya kebanyakan orang yang ingin divaksinasi sudah mendapatkan dosis vaksin. Dibandingkan dengan beberapa bulan yang lalu, jauh lebih mudah untuk membuat janji vaksinasi.

“Kami awalnya melihat orang mencari vaksin, dan sekarang kami melihat vaksin mencari orang,” kata Dr. William Tseng, seorang dokter Kaiser Permanente.

Tseng yang juga anggota dewan eksekutif dari San Diego County Medical Society mengatakan ada kelompok yang ingin divaksinasi, ada kelompok yang tidak ingin divaksinasi, dan ada kelompok di antara kelompok itu.

Tseng mengatakan salah satu cara terpenting untuk meyakinkan orang agar mau divaksinasi adalah dengan menjawab pertanyaan mereka secara langsung melalui forum dan sesi tanya jawab.

“Kita tidak bisa mengabaikan ketakutan orang. Mereka adalah keprihatinan nyata yang perlu kami tangani satu per satu,” kata Tseng.

Banyak tempat juga mulai menawarkan insentif agar orang tertarik untuk divaksin, seperti makanan gratis atau bir gratis. Adapun negara bagian Ohio menawarkan program undian dengan hadian utama US$1 juta kepada warga yang divaksin.

Profesor pemasaran UC San Diego's Rady School of Management On Amir mengatakan bahwa insentif bisa menjadi cara yang efektif untuk menjangkau warga yang enggan divaksin, sehingga memungkinkan orang yang divaksinasi untuk kembali normal dengan cepat.

Dia mengatakan taruhan terbaik adalah fokus pada pendekatan yang dipikirkan dengan matang menggunakan ilmu perilaku.

“Saya akan menyambut upaya kebijakan yang lebih besar yang melibatkan apa yang kita ketahui tentang bagaimana memotivasi orang untuk mengubah perilaku mereka ketika menyangkut sesuatu yang sangat penting,” jelas Amir.

Tseng mengatakan bahwa strategi distribusi vaksin yang berbeda sedang dipertimbangkan di seluruh negeri, termasuk mengirim vaksin langsung ke kantor perawatan.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top