Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Memilih Oximeter untuk Cek Saturasi Oksigen yang Tepat

Begini cara memilih oximeter untuk mengukur kadar saturasi oksigen Anda.
Sartika Nuralifah
Sartika Nuralifah - Bisnis.com 12 Juli 2021  |  10:21 WIB
Cara Memilih Oximeter untuk Cek Saturasi Oksigen yang Tepat
Pulse oximeter. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Di saat seperti sekarang, oximeter tiba-tiba menjadi suatu alat yang umum dan wajib dimiliki oleh pasien covid-19.

Oximeter sama sekali bukan kebutuhan untuk rumah tangga, kecuali jika ada seseorang dengan masalah pernapasan seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) atau penyakit paru-paru lainnya.

Sejak pandemi melanda dunia, oximeter menjadi kebutuhan. COVID-19 memasuki tubuh melalui sistem pernapasan yang menyebabkan paru-paru orang yang terinfeksi sesak akibat virus yang melalui peradangan dan pneumonia, hal ini berdampak pada saturasi oksigen dalam aliran darah. Gangguan oksigen dapat terjadi pada siapa saja, bahkan jika orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala lain.

Inilah mengapa oximeter dapat membantu mendeteksi COVID-19 sejak dini. Namun, tidak semua orang yang dites positif terkena virus akan mengembangkan kadar oksigen rendah, yang berarti Anda tidak boleh menghitung oksimeter sebagai satu-satunya tes skrining untuk menentukan apakah Anda terinfeksi atau tidak.

Oximeter bukanlah alat utama dalam mendeteksi COVID-19, tetapi disarankan untuk menyimpannya di peralatan medis Anda seperti yang biasa kita gunakan untuk menyimpan termometer. Adapun beberapa faktor yang sangat penting sebelum membeli oksimeter. Berikut hal-hal yang perlu diperiksa saat membeli oksimeter.

1. Jenis oximeter

Hal pertama yang harus ditentukan adalah jenis oksimeter yang Anda butuhkan untuk digunakan di rumah. Jadi, ada tiga jenis oksineter yaitu oksimeter denyut ujung jari, oksimeter genggam, dan oksimeter denyut janin. Untuk penggunaan di rumah, oksimeter ujung jari adalah oksimeter yang paling cocok. Dua lainnya biasanya digunakan di rumah sakit dan klinik dengan harga yang lebih tinggi.

2. Harga dan fitur

Oximeter denyut jari memiliki harga yang lebih murah dibandingkan oximeter jenis lain. Biasanya dari segi fitur, oksimeter ini memiliki tampilan yang cerah dan jernih, terbuat dari bahan yang tahan lama, beberapa tahan air dan merupakan nilai tambah jika mereka juga memberikan pembacaan detak jantung.

3. Akurasi

Akurasi adalah faktor kunci yang perlu dipertimbangkan saat membeli peralatan medis apa pun. Sayangnya, tidak ada cara untuk memeriksa keakuratan pada saat pembelian, tetapi cara terbaik adalah memeriksa ulasan dan sertifikasi sebelum membeli. Hal yang sama terjadi dengan oksimeter, karena pembacaan ini menunjukkan kondisi kesehatan Anda saat ini. Pembacaan yang salah pada oksimeter bisa menjadi sangat serius di kemudian hari.

4. Periksa sertifikasi

Pastikan untuk memeriksa sertifikasi untuk memastikan kualitas oximeter. Ada beberapa organisasi yang mengesahkan kualitas dan standar, yang juga menjamin keakuratan perangkat. Beberapa sertifikasi yang dapat diandalkan adalah FDA, RoHS dan CE.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sindrom pernapasan timur tengah (mers) oksigen Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top