Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

7 Manfaat Kesehatan Minum Kopi, dari Cegah Jantung hingga Kanker Hati

Penelitian telah menunjukkan bahwa minum kopi dapat meningkatkan kolesterol LDL dan trigliserida.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 17 Agustus 2021  |  15:15 WIB
Jantung sehat - boldsky.com
Jantung sehat - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA – Beberapa orang selalu mengawali harinya dengan secangkir kopi. Sebetulnya, tidak ada salahnya mengonsumsi kopi selama tidak berlebihan.

Sebab, jika dikonsumsi secara berlebihan, kopi dapat membuat Anda mengalami insomnia, merasa cemas, dehidrasi hingga membuat Anda kehilangan kalsium yang mungkin memengaruhi kesehatan tulang Anda.
 
Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) AS dan Pedoman Diet melaporkan bahwa hingga 400 mg kafein tampaknya aman untuk dikonsumsi. Ini setara dengan sekitar 3-5 cangkir kopi 8 ons.
 
Kopi diketahui memiliki nol kalori. Artinya, kopi tidak mengandung lemak atau karbohidrat. Selain itu, kopi juga mengandung banyak antioksidan. Itu saja dapat membuat Anda yakin bahwa kopi baik untuk Anda. Namun, begitu Anda mulai menambahkan gula, rasa dan krim ke dalam kopi Anda, semuanya bisa berubah.
 
Penelitian telah menunjukkan bahwa ada manfaat kesehatan dari minum kopi dan dapat membantu mencegah penyakit. Melansir Fitwirr, Selasa (17/8/2021), berikut tujuh manfaat kesehatan dari minum kopi.
 
1. Meningkatkan fungsi otak

Kopi mengandung kafein, yang dikenal sebagai stimulan ringan untuk sistem saraf pusat. Selain itu, kopi dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mempertahankan perhatian. Ini juga dapat membantu Anda melawan kelelahan.
 
Satu studi menunjukkan bahwa kopi meningkatkan kewaspadaan, perhatian, dan waktu reaksi. Ini mungkin mengapa pecinta kopi paling sering mengkonsumsinya di pagi hari sebagai bagian dari bagaimana mereka memulai hari mereka.
 
2. Meningkatkan energi

Pada pria sehat dengan berat badan normal, 200 hingga 350 mg kafein menghasilkan peningkatan 4 hingga 11 persen dalam tingkat metabolisme istirahat (RMR) selama 1,5 hingga 3 jam setelah dikonsumsi.
 
Dalam satu penelitian kecil, wanita mengalami peningkatan RMR 8 hingga 15 persen dalam 90 menit setelah mengonsumsi 240 mg kafein. Subjek yang lebih muda mengalami peningkatan terbesar.
 
Studi lain menemukan bahwa 100 mg kafein meningkatkan pengeluaran energi sebesar 80 hingga 150 kalori.
 
3. Mencegah Diabetes tipe 2

Konsumsi kopi telah dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah dari diabetes non-insulin-dependent (juga dikenal sebagai diabetes tipe 2).
 
Sebuah meta-analisis menemukan bahwa peminum kopi yang mengonsumsi hingga 6 cangkir kopi setiap hari (dibandingkan tidak sama sekali), memiliki 33 persen penurunan risiko diabetes tipe 2.
 
Satu temuan menarik di sini adalah bahwa kopi berkafein dan tanpa kafein dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah.
 
4.  Mencegah penyakit hati dan kanker hati

Sebuah meta-analisis studi kohort dan kasus-kontrol menemukan bahwa minum kopi setiap hari setidaknya 2 cangkir dikaitkan dengan pengurangan hampir 50 persen dalam risiko pengembangan sirosis.
 
Temuan serupa terjadi dalam penelitian yang mengamati karsinoma hepatoseluler (HCC), sejenis kanker hati. Tambahan 2 cangkir kopi per hari menghasilkan 1/3 pengurangan HCC.
 
5. Mengurangi risiko penyakit Demensia dan Alzheimer

Asupan kopi seumur hidup telah dikaitkan dengan penurunan penurunan kognitif dan penurunan risiko penyakit Alzheimer.
 
Peminum kopi paruh baya cenderung tidak memiliki demensia atau penyakit Alzheimer di kemudian hari. Risiko terendah adalah pada orang yang minum 3 hingga 5 cangkir kopi per hari.
 
Studi lain belum menemukan pengurangan risiko yang sama. Penelitian lebih lanjut di bidang ini masih diperlukan.
 
6. Mengurangi risiko penyakit Parkinson

Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang minum kopi cenderung tidak didiagnosis dengan penyakit Parkinson.
 
Dalam satu penelitian besar, kejadian penyakit Parkinson menurun pada pria dengan meningkatnya jumlah asupan kopi. Namun, mekanisme yang jelas bagaimana kopi dapat menurunkan risiko masih belum diketahui  dan penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
 
7. Mencegah penyakit jantung

Penelitian telah menunjukkan bahwa minum kopi dapat meningkatkan kolesterol LDL dan trigliserida.
 
Sementara asupan kopi dapat menyebabkan sedikit peningkatan tekanan darah, itu tidak memiliki efek jangka panjang. Minum kopi tampaknya tidak menyebabkan hipertensi (ketika kekuatan darah mendorong pembuluh darah Anda secara konsisten tinggi) atau penyakit kardiovaskular.
 
Penelitian telah menunjukkan bahwa peminum kopi yang minum 3 hingga 5 cangkir per hari mengurangi risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.
 
Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan di Norwegia menunjukkan bahwa manfaat kopi hanya datang dengan kopi yang disaring.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kopi jantung
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top