Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terburuk! Penderita Demensia Harus Hindari Jenis Makanan Ini

Ini jenis makanan terburuk bagi penderitas demensia. Harus hindari konsumsi makanan ini
Dinda Aulia Ramadhanty
Dinda Aulia Ramadhanty - Bisnis.com 21 Oktober 2021  |  19:35 WIB
Terburuk! Penderita Demensia Harus Hindari Jenis Makanan Ini
Ilustrasi lansia yang berpotensi mengalami demensia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -  Demensia bisa menjadi topik yang menakutkan bagi sebagian orang seiring bertambahnya usia. Apalagi, jika mereka tidak tahu banyak tentang penyebab penurunan daya ingat pada lansia. Ini makanan terburuk bagi penderita demensia. 

Demensia bukanlah salah satu penyakit spesifik. Justru, demensia merupakan istilah umum untuk gangguan memori dan fungsi otak yang terkadang terjadi seiring bertambahnya usia. Alzheimer sebenarnya penyebab utama terjadinya demensia. 

Melansir pada eatthis.com, demensia merupakan masalah kompleks dengan berbagai faktor risiko, termasuk hal-hal seperti genetika, usia, diet, dan gaya hidup. 

Meskipun tubuh memang tidak dapat mengontrol faktor-faktor seperti usia dan genetika, tapi masih dapat berfokus pada langkah pencegahan. Hal yang perlu disadari sebenarnya apa yang dikonsumsi jauh lebih berperan dalam risiko demensia. 

Dengan demikian, bukan hanya karena makanan tertentu dapat meningkatkan kesehatan otak. Di sisi lain, Anda juga harus memerhatian makanan yang bisa memperburuk penyakit demensia. 

Salah satu makanan terburuk untuk dimakan bagi penderita demensia, yakni karbohidrat olahan. Pasalnya, kandungan karbohidrat olahan berkaitan dengan peningkatan kadar glukosa dalam tubuh. 

Saat mengonsumsi karbohidrat, tubuh akan memprosesnya menjadi gula. Gula yang akan ada pada aliran darah akan menjadi yang disebut sebagai gula darah atau kadar glukosa. 

Karbohidrat diproses oleh tubuh pada kecepatan yang berbeda, contoh produk olahannya seperti roti putih yang dicerna jauh lebih cepat di tubuh dan meningkatkan kadar gula darah pada tingkat yang lebih cepat. 

Kemudian, fluktuasi kadar gula darah inilah yang dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan dari waktu ke waktu, termasuk salah satu faktor risiko utama demensia yaitu diabetes tipe 2. 

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine menyelidiki risiko demensia pada orang dengan dan tanpa diabetes. Peneliti menemukan bahwa risiko mereka meningkat secara signifikan dengan kadar glukosa yang lebih tinggi dalam sistem tubuh. 

Temuan ini juga menunjukkan bahwa terlalu banyak gula dalam makanan dapat berdampak negatif pada kesehatan otak bahkan tanpa memerlukan gejala diabetes. 

Di dalam studi dari Nutrients menemukan hubungan yang mirip dengan demensia dan kadar glukosa tinggi, tetapi juga ditemukan bahwa apa yang dimakan dengan karbohidrat olahan juga berperan dalam meningkatkan risiko. 

enelitian tersebut juga mengungkapkan makanan dengan kadar tinggi glikemik, yaitu makanan dengan karbohidrat olahan tanpa serat atau protein apapun untuk memperlambat proses pencernaan dapat menyebabkan gangguan pada memori. 

Jadi, temuan pada studi menyoroti bahwa roti putih dan makanan karbohidrat olahan lainnya memiliki peran dalam peningkatan risiko demensia. Para penderita demensia sebaiknya mulai memilih makanan yang indeks glikemiknya lebih rendah seperti makanan berserat tinggi, seperti produk gandum utuh, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan sehat Demensia daya ingat
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top