Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terbukti! Dosis Ketiga Vaksin AstraZeneca Tingkatkan Efektivitas Cegah Covid-19

Dosis ketiga vaksin AstraZeneca meningkatkan efektivitas vaksin dari 56 persen menjadi 93 persen untuk mencegah Covid-19.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 10 November 2021  |  12:14 WIB
Vaksin Covid-19 AstraZeneca - Antara
Vaksin Covid-19 AstraZeneca - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pemberian dosis ketiga vaksin Covid-19 AstraZeneca terbukti meningkatkan efektivitas untuk mencegah Covid-19.

Dikutip dari akun Instagram @adamprabata, Rabu (10/11/2021), manfaat suntikan dosis ketiga vaksin AstraZeneca itu berdasarkan penelitian yang dilakukan di Chili.

Dosis ketiga vaksin Covid-19 sudah mulai diberikan ke kelompok masyarakat tertentu di berbagai negara dengan peraturan yang berbeda-beda, termasuk di Indonesia.

Berdasarkan hasil penelitian, pemberian dosis ketiga vaksin AstraZeneca meningkatkan efektivitas vaksin dari 56 persen menjadi 93 persen untuk mencegah Covid-19 setelah 14 hari sejak dilakukan penyuntikan.

Kemudian, suntikan dosis ketiga juga meningkatkan efektivitas vaksin Covid-19 mencegah rawat inap dari 84 persen menjadi 96 persen.

Vaksin AstraZeneca atau yang juga dikenal dengan Vaksin Oxford dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi asal Inggris bersama beberapa peneliti dari Universitas Oxford.

Jika vaksin Sinovac memanfaatkan Virus Corona nonaktif untuk memicu antibodi, vaksin tipe AstraZeneca dengan metode yang lebih mutakhir memanfaatkan virus hasil modifikasi untuk membentuk antibodi.

Penggunaan vaksin AstraZeneca dengan cara disuntikkan ke dalam otot sebanyak dua kali dalam jangka waktu 8 hingga 12 minggu, sesuai anjuran World Health Organization (WHO).

Untuk memenuhi kebutuhan vaksin dunia, produksi vaksin AstraZeneca juga dilakukan di luar Eropa. Di Asia, vaksin ini diproduksi di India dan Korea Selatan yang kemudian diimpor ke Indonesia.

Vaksin AstraZeneca telah mengantongi izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sejak 22 Februari 2021.

Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan Fatwa Nomor 14 Tahun 2021 yang memperbolehkan penggunaan vaksin AstraZeneca untuk keperluan mendesak.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Covid-19 AstraZeneca
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top