Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kiat Cegah Tertular Covid Varian Omicron untuk Penyandang Autoimun

Internis konsultan reumatologi dr Sandra Sinthya Langow membagikan beberapa cara bagi kelompok berisiko, terutama bagi penyandang autoimun untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah merebaknya varian baru omicron.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  17:59 WIB
Ilustrasi - Varian baru Virus Corona SARS-CoV-2. - Antara
Ilustrasi - Varian baru Virus Corona SARS-CoV-2. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Varian Omicron, yang ditemukan di Afrika Selatan merupakan variant of concern (VOC) yang harus diwaspadai. Varian ini bahkan sudah ditemukan di delapan negara dengan lebih dari 100 kasus.

Orang tua dan mereka yang memiliki penyakit komorbid, merupakan kelompok yang berisiko tinggi terinfeksi varian ini dan berisiko mengalami perburukan jika terinfeksi.

Internis konsultan reumatologi dr Sandra Sinthya Langow menghimbau untuk tidak takut berlebihan, namun harus meningkatkan kewaspadaan.

Melalui laman Instagramnya, Kamis (2/12/2021), Sandra membagikan beberapa cara bagi kelompok berisiko, terutama bagi penyandang autoimun untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah merebaknya varian baru tersebut.

1. Pastikan Anda dan orang disekitar aman

“Segera divaksin Covid-19, tidak perlu ragu jika sudah diizinkan dokter,” kata Sandra.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, sudah banyak penelitian vaksinasi Covid-19 pada autoimun dengan risiko flare rendah. Manfaat Covid-19 juga sudah terbukti, yaitu mengurangi kasus berat dan menurunkan angka kematian Covid-19.

Selain melakukan vaksinasi, kita juga perlu melindungi orang lain dengan cara: menjaga jarak, menggunakan masker dengan benar, tutup mulut jika bersin atau batuk dan melakukan isolasi mandiri jika terinfeksi.

2. Menggunakan masker dengan benar

Kelompok yang berisiko tinggi seperti autoimun misalnya dianjurkan menggunakan masker medis atau masker bedah. Pastikan masker menutup mulut, hidung dan dagu. Cuci tangan pada saat sesudah dan sebelum menggunakan masker. Selain itu, jangan menggunakan masker valves, masker yang memiliki katup, serta buanglah masker pada tempat yang aman.

3. Hindari lingkungan yang tidak aman

Lingkungan yang tidak aman termasuk tempat sempit, ruang tertutup dengan banyak orang, tempat di mana banyak orang berkumpul, berbicara keras, hingga bercakap-cakap.

4. Tips aman jika harus bertemu orang lain

“Hindari 3C: Closed, Crowded, Closed Contact, dan bertemu di ruang terbuka tetapi tetap menggunakan masker,” sarannya.

Jika hanya bisa bertemu di dalam ruangan, pastikan untuk membuka jendela dan tetap menjaga jarak.

5. Kenali dan tangani gejala Covid-19 sesegera mungkin

Jika ada keluhan batuk, pilek atau nyeri kepala, segera hubungi dokter. Jangan takut untuk melakukan test PCR atau antigen. Ikuti anjuran dokter tentang isolasi mandiri dan pengobatan jika Anda terinfeksi Covid-19.

“Jangan tunda tes karena takut. Keterlambatan diagnosis dan terapi Covid-19 akan memperburuk kondisi Anda,” katanya.

Selain itu, hal penting lainnya adalah tidak percaya hoaks, dan dapatkan informasi kesehatan dari sumber resmi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 omicron
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top