Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kondisi Anak yang Tidak Boleh Divaksin Covid-19

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menegaskan terkait rekomendasi vaksinasi yang diberikan kepada anak usia 6-11 tahun, tidak semua anak dapat memperoleh vaksin tersebut
Tresia
Tresia - Bisnis.com 14 Desember 2021  |  16:46 WIB
Vaksin Covid-19 Sinovac sudah bisa disuntik kepada anak berusia 6 tahun. - Antara
Vaksin Covid-19 Sinovac sudah bisa disuntik kepada anak berusia 6 tahun. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah mulai melakukan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun secara resmi mulai Selasa 14 Desember 2021. Kenali kondisi anak yang tidak boleh menerima vaksin virus corona.

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI mengatakan bahwa vaksin Covid-19 yang digunakan untuk anak-anak vaksin buatan sinovac. Adapun osis yang diberikan pun sama dengan penerima vaksin covid-19 pada kelompok orang dewasa  yakni tetap 0,5 ml. 

Lebih lanjut, Budi menerangkan bahwa  pemberian vaksin dosis pertama dan vaksin dosis kedua memiliki jarak sekitar 4 minggu atau 1 bulan lamanya. 

Melansir dari Covid19.go.id, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Basarah Yanuarso selaku ketua umum IDAI, menerangkan tentang rekomendasi yang disarankan terkait vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun, menunggu diterbitkan izin penggunaan dalam keadaan darurat (EUA) vaksin buatan Sinovac dari BPOM (Pengawas Obat dan Makanan).

Meskipun demikian, rekomendasi tersebut bersifat dinamis, sehingga sewaktu-waktu masih dapat berubah seiring dengan adanya perkembangan bukti-bukti lain secara ilmiah.

Selain itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menegaskan terkait rekomendasi vaksinasi yang diberikan kepada anak usia 6-11 tahun, tidak semua anak dapat memperoleh vaksin tersebut.

Berikut ada beberapa kondisi anak yang tidak bisa divaksin:

1. Anak baru sembuh dari Covid-19 kurang dari 3 bulan

2. Pascaimunisasi lain yang kurang dari 1 bulan

3. Remaja yang sedang mengandung atau hamil

4. Anak penderita hipertensi dan diabetes melitus

5. Memiliki Penyakit-penyakit kronik atau kelainan kongenital yang tidak terkendali.

6. Anak dengan penyakit mielitis transversa,yakni kondisi peradangan pada satu bagian di saraf tulang belakang.

7. Anak penderita Acute demyelinating encephalomyelitis (ADEM), yaitu jenis peradangan langka yang berdampak pada otak dan sumsum tulang belakang yang biasanya menyerang anak-anak.

8. Anak penderita Sindrom Gullian Barre  yang merupakan salah satu jenis penyakit autoimun.

9. Anak penderita kanker yang tengah menjalani kemoterapi/radioterapi 

10. Pasien Anak yang sedang mendapat pengobatan imunosupresan/sitostatika berat 

11. Anak sedang mengalami demam hingga 37,50 C 

Namun, untuk anak penderita kanker dalam fase pengobatan atau fase pemeliharaan, penyakit kronis atau autoimun yang masih  terkontrol, dapat mengikuti panduan imunisasi umum dengan tetap berkonsultasi terlebih dahulu sebelum menerima vaksin Covid-19, pada dokter penanggungjawab pasien sebelumnya.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anak vaksinasi Covid-19 Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top