Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awas! Dehidrasi Bisa Picu Komplikasi Berbahaya Berikut Ini

Dekan FIK UI Agus Setiawan mengatakan, status hidrasi yang rendah pada minggu-minggu sebelum terpapar Covid-19, meningkatkan risiko kematian akibat Covid-19, melalui berbagai kemungkinan jalur yang mendukung akumulasi cairan di paru-paru. 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 Desember 2021  |  09:59 WIB
Minum air
Minum air

Bisnis.com, JAKARTA -Kecukupan cairan/air dalam tubuh manusia sangat penting untuk keberlangsungan hidup.

Tubuh yang terhidrasi setidaknya memiliki kemampuan melawan virus. Air minum juga membantu mengoksigenasi sel-sel, sehingga ketika sel-sel memiliki oksigen yang cukup, maka ia akan bekerja pada kapasitas penuh, membantu melindungi tubuh terhadap benda asing yang mencoba masuk, kemudian melawannya.

Dekan FIK UI Agus Setiawan mengatakan, status hidrasi yang rendah pada minggu-minggu sebelum terpapar Covid-19, meningkatkan risiko kematian akibat Covid-19, melalui berbagai kemungkinan jalur yang mendukung akumulasi cairan di paru-paru. 

Redant (2020) pada penelitiannya menyampaikan dehidrasi merupakan salah satu alasan terbesar pasien Covid-19 masuk rumah sakit.

"Kurangnya hidrasi juga menyebabkan 52% pasien yang terapar Covid-19 menjadi hipertermia dan memperpanjang lama dirawat. Hidrasi yang memadai adalah komponen penting dari kesehatan di setiap tahap kehidupan," ujarnya dalam diskusi “Hidup Sehat dengan Memenuhi Kebutuhan Hidrasi Tubuh” FIK UI seperti dikutip dari keterangan tertulisnya.

Mengutip mayoclinic, dehidrasi dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk:

1. Cedera panas

Jika Anda tidak minum cukup cairan saat berolahraga dengan penuh semangat dan berkeringat banyak, Anda mungkin mengalami cedera panas, mulai dari kram panas ringan hingga kelelahan panas atau sengatan panas yang berpotensi mengancam jiwa.

2. Masalah kencing dan ginjal

Dehidrasi yang berkepanjangan atau berulang dapat menyebabkan infeksi saluran kemih, batu ginjal, dan bahkan gagal ginjal.

3. Kejang

Elektrolit – seperti kalium dan natrium – membantu membawa sinyal listrik dari sel ke sel. Jika elektrolit Anda tidak seimbang, pesan listrik normal dapat bercampur, yang dapat menyebabkan kontraksi otot yang tidak disengaja dan terkadang hingga kehilangan kesadaran.

4. Syok volume darah rendah (syok hipovolemik)

Ini adalah salah satu komplikasi dehidrasi yang paling serius, dan terkadang mengancam jiwa. Ini terjadi ketika volume darah rendah menyebabkan penurunan tekanan darah dan penurunan jumlah oksigen dalam tubuh Anda.

Tanda dan gejala dehidrasi juga mungkin berbeda berdasarkan usia.

Bayi atau anak kecil

Mulut dan lidah kering
Tidak ada air mata saat menangis
Tidak ada popok basah selama tiga jam
Mata cekung, pipi
Titik lunak cekung di atas tengkorak
Kelesuan atau lekas marah

Dewasa

Rasa haus yang ekstrim
Kurang sering buang air kecil
Urin berwarna gelap
Kelelahan
Pusing
Kebingungan

Penyebab dehidrasi

1. Diare, muntah. Diare akut yang parah — yaitu, diare yang datang tiba-tiba dan hebat — dapat menyebabkan hilangnya banyak air dan elektrolit dalam waktu singkat. Jika Anda muntah bersamaan dengan diare, Anda kehilangan lebih banyak cairan dan mineral.

2. Demam. Secara umum, semakin tinggi demam Anda, semakin dehidrasi Anda. Masalah bertambah parah jika Anda mengalami demam selain diare dan muntah.

3. Keringat berlebihan. Anda kehilangan air saat berkeringat. Jika Anda melakukan aktivitas berat dan tidak mengganti cairan saat Anda melakukannya, Anda bisa mengalami dehidrasi. Cuaca panas dan lembab meningkatkan jumlah keringat dan jumlah cairan yang hilang.

4. Peningkatan buang air kecil. Ini mungkin karena diabetes yang tidak terdiagnosis atau tidak terkontrol. Obat-obatan tertentu, seperti diuretik dan beberapa obat tekanan darah, juga dapat menyebabkan dehidrasi, umumnya karena menyebabkan Anda buang air kecil lebih banyak.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air minum dehidrasi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top