Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fakta-fakta Seputar Covid-19: Reinfeksi, hingga Kapan Selesai Isoman

Berapa lama Anda harus menunggu untuk vaksinasi setelah tertular Covid, hingga berapa lama Anda bisa berkumpul kembali dengan orang lain, setelah sembuh dari Covid-19.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 12 Januari 2022  |  17:47 WIB
Ilustrasi pria mengalami gejala Covid-19 varian Omicron - Freepik
Ilustrasi pria mengalami gejala Covid-19 varian Omicron - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mendekati tahun kedua sejak pertama kali dilaporkan pada awal tahun 2020 lalu. Meskipun demikian, pertanyaan seputar virus SARS-Cov-2 masih terus bermunculan.

Adapun pertanyaan yang seringkali muncul adalah mengenai kapan seseorang bisa kembali tertular, seberapa umum infeksi ulang, berapa lama Anda harus menunggu untuk vaksinasi setelah tertular Covid, hingga berapa lama Anda bisa berkumpul kembali dengan orang lain, setelah sembuh dari Covid-19.

Melansir Fox 8, Rabu (12/1/2021), berikut penjelasan dari para ahli kesehatan.

· Setelah sembuh dari Covid-19, berapa lama seseorang dapat tertular kembali?

Dokter penyakit menular di WellSpan Health Eugene Curley menyebutkan bahwa reinfeksi dari SARS-CoV-2 memang terjadi. Inilah sebabnya mengapa CDC selalu merekomendasikan agar pasien dengan riwayat Covid-19 divaksinasi setelah pulih dari Covid.

“Kekebalan alami dari Covid-19 bervariasi dari pasien ke pasien. Beberapa ahli medis telah menunjukkan bahwa infeksi tanpa gejala atau ringan tidak menghasilkan respon imun yang kuat dari mereka yang mengalami infeksi berat. Oleh karena itu, sulit untuk memprediksi durasi kekebalan alami seseorang. Namun menurut beberapa penelitian kekebalan alami seseorang dapat berlangsung 1 hingga 6 bulan,” jelas Curley.

· Seberapa umumkah reinfeksi? Apakah ada perbedaan antara individu yang divaksinasi dan tidak divaksinasi?

Secara umum, Kepala Penyakit Menular Penn Medicine Lancaster General Health Joseph Kontra menuturkan Anda mungkin lima hingga 10 kali lebih mungkin terinfeksi bila Anda tidak divaksinasi, dan 15 hingga 20 kali lebih mungkin meninggal akibat Covid jika pada akhirnya Anda dirawat di rumah sakit.

“Jika Anda divaksinasi, meskipun Anda mungkin terinfeksi , kemungkinannya ringan, berlangsung dalam waktu yang lebih singkat, cenderung tidak menularkannya kepada orang lain dan lebih cepat pulih dari infeksi Covid,” kata Kontra.

· Jika Anda tidak divaksinasi dan tertular Covid-19, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk divaksinasi?

Menurut spesialis penyakit menular UPMC John Goldman, Anda tetap aman bila menunggu hingga enam bulan, tetapi karena kekebalan tiap orang berbeda-beda, dia menyarankan untuk mendapatkan vaksinasi setelah 90 hari.

“Saya menyarankan untuk menunggu 90 hari karena kami tahu bahwa Anda kebal selama 90 hari. Dan, jika Anda memiliki kekebalan yang sudah ada sebelumnya, Anda mungkin mendapatkan lebih banyak efek samping dari vaksin,” kata Goldman.

· Kapan Anda bisa berkumpul kembali dengan orang lain setelah tertular Covid-19?

Goldman menuturkan, bila Anda atau orang disekitar memiliki gejala yang parah, yang mengharuskan mereka dirawat dirumah sakit atau membutuhkan oksigen, Anda disarankan untuk menunggu 20 hari (total hari setelah mengembangkan gejala).

Sedangkan, bila Anda menderita gejala ringan dan mulai membaik (tanpa demam, sudah melakukan isoman selama 10 hari), serta tes antigen atau PCR negatif, Anda telah dianggap ama dan dianggap tidak menular.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Vaksin Booster
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top