Cek berat badan dengan menimbang badan rutin/Istimewa
Health

Puasa Tapi Berat Badan Naik? Begini Kata Dokter

Mia Chitra Dinisari
Kamis, 7 April 2022 - 10:40
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Banyak orang yang mengeluhkan usai puasa justru berat badannya naik.

Berarti, bisa saja pola makan selama puasa Anda salah. Karena pada dasarnya, puasa salah satu hikmahnya adalah kesehatan tubuh.

Apakah kita mendapat hikmah sehat setelah berpuasa? Mau tahu bagaimana cara mengetahuinya. Sederhana saja datang ke alat timbang berat badan dan ukur berat badan anda.

Menurut praktisi klinis dr Ari Fahrial Syam, jika berat badan anda turun anda berarti anda telah  melakukan puasa sesuai anjuran, jika berat badan anda tetap atau bahkan naik berarti kita  telah salah memaknai puasa, karena kita tidak melakukan pengendalian diri dalam hal mengkonsumsi makan dan minum padahal kita sudah dikasih kesempatan untuk mengatur makan kita.

"Dan kalau kita tetap terus makan berlebih-lebihan di hari lebaran tambah parah lagi berat badan kita akan naik berlebih-lebihan dan bahkan lebih parah dari pada sebelum puasa Ramadan," ujarnya.

Dia mengatakan puasa adalah menahan makan dan minum. Puasa juga membawa makna adanya pengendalian diri. Dampak dari menahan makan dan mengendalikan makan adalah penurunan berat badan. Ingat bagaimana Islam menganjurkan kita untuk tidak berlebihan-lebihan. 

Pada saat puasa seharusnya kita bisa mengendalikan nafsu makan kita. Sehingga secara mudah kalau kita benar-benar melaksanakan puasa, berat badan kita akan turun. Asupan makan yang kurang selama berpuasa akan menyebabkan asupan kalori berkurang dan hal ini akan berdampak pada penurunan berat badan.

Sehingga bagi orang2 yang berpuasa dan berat badannya tidak turun bahkan berat badannya naik, boleh disebutkan bahwa sebenarnya tidak melaksanakan puasa dengan sebaik2nya. Karena mereka yang BB tetap atau naik berarti tidak bisa mengendalikan diri khususnya dalam hal makan. Dampak kita mengurangi makan, radikal bebas yang bersifat ‘racun’ akan menurun dan sebaliknya anti oksidan (anti racun) dalam tubuh kita akan meningkat. 

"Masih ada waktu untuk memperbaiki dan menahan diri untuk tidak berlebih-lebihan dalam menkonsumsi makan dan minum. Godaan cukup besar di hari lebaran dan kita dianjurkan untuk puasa sunah Syawal sebagai  upaya agar kita bisa tetap menjaga untuk selalu mengendalikan diri," tutupnya.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro