Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Daftar Penyakit Kronis yang Ditanggung BPJS, Gimana Nasib Pasien Gagal Ginjal Akut?

Berikut ini adalah daftar penyakit kronis yang ditanggung BPJS Kesehatan.
Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari - Bisnis.com 23 Oktober 2022  |  09:26 WIB
Daftar Penyakit Kronis yang Ditanggung BPJS, Gimana Nasib Pasien Gagal Ginjal Akut?
BPJS Kesehatan
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Berikut ini adalah daftar penyakit kronis yang biaya pengobatannya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Indonesia belakangan ini tengah dibuat gempar dengan banyaknya kasus Gagal Ginjal Akut pada anak.

Menurut penelitian, penyakit misterius yang tiba-tiba menyerang anak-anak di tanah air tersebut berasal dari obat sirup.

Kemenkes dan BPOM sendiri telah mengumumkan jika ada lima obat sirup yang ditarik dari peredaran karena mengandung Etilen Glikol di atas batas normal.

Pemerintah juga sudah menghimbau para orang tua untuk tidak memberikan obat sirup kepada anaknya.

Obat yang diberikan bisa dalam bentuk lain seperti tablet atau puyer. Sebab Kemenkes masih khawatir ada banyak obat sirup lainnya yang mengandung Etilen Glikol.

Kandungan inilah yang diduga membuat gagal ginjal akut pada anak-anak di Gambia dan Indonesia belakangan ini.

Lalu pertanyaannya, apakah penyakit gagal ginjal (yang termasuk penyakit kronis) juga ditanggung BPJS?

BPJS menanggung banyak sekali penyakit, namun hanya beberapa penyakit kronis yang ditanggung oleh BPJS. Beberapa penyakit kronis yang dimaksud adalah:

1. Jantung

2. Gagal Ginjal

3. Kanker

4. Stroke

5. Thalassamia

6. Hepatitis

7. Leukimia

8. Haemophilia

9. Diabetes

10. Penyakit Paru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gagal ginjal obat sirup BPJS Kesehatan
Editor : Hesti Puji Lestari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top