Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

IDI: Total 755 Dokter Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Indonesia

IDI menginformasikan sebanyak 755 dokter meninggal dunia akibar covid-19 selama pandemi.
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 04 November 2022  |  11:06 WIB
IDI: Total 755 Dokter Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Indonesia
Ilustrasi dokter. - Saint Anthony Hospital
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Meskipun WHO sebelumnya sudah mengeluarkan tanda-tanda berakhirnya pandemi atau endemi, tetapi kini kasus Covid-19 kembali mengalami lonjakan di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Berdasarkan data yang dirilis pada Rabu (2/11/2022), kasus positif Covid di Indonesia mencapai 4.873 kasus, naik dari hari sebelumnya yang mencapai 4.707 kasus. 

Sedangkan angka kematian akibat virus ini selama pandemi sudah mencapai 145.828 kasus dari total 5.030.002 kasus positif di Indonesia. Dalam data tersebut terdapat 4.414.306 pasien yang berhasil sembuh.

Tidak hanya pasien, virus Covid-19 juga membuat Indonesia kehilangan tenaga kesehatan, termasuk dokter. Ketua Umum IDI dr. Adib Khumaidi mengungkapkan, hingga hari ini Indonesia telah kehilangan sebanyak 755 dokter akibat virus Covid-19 ini.

"Data terakhir yang kita dapatkan, dokter yang meninggal dikarenakan covid ada 755," ungkap dr. Adib melalui media briefing daring pada Kamis (3/11/2022).

Kasus meninggalnya dokter akibat virus Covid-19 ini tercatat pada tahun 2020 sebanyak 252 dokter gugur, lalu pada tahun 2021 dengan jumlah tertinggi sebanyak 495 dokter gugur dan terakhir di tahun ini dokter yang gugur akibat virus ini sebanyak 8 dokter.

dr. Adib menambahkan, menurutnya jumlah ini bisa jadi bukan merupakan jumlah yang sesungguhnya, namun jumlah yang diinformasikan pada IDI, juga belum termasuk tenaga medis yang lain.

"Ini tentunya belum semuanya data yang masuk, ini baru laporan yang memang sudah diinformasikan pada kami. Tetapi (ini) jumlahnya pasti lebih banyak karena masih membutuhkan verifikasi lebih lanjut," kata Adib.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dokter Covid-19 Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top