Ilustrasi sampah dari kemasan plastik/ Freepik
Relationship

3.738 Sampah Botol Plastik Bakal Didaur Ulang

Mia Chitra Dinisari
Senin, 16 Januari 2023 - 20:26
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sampah plastik, termasuk botol plastik masih menjadi isu penting sekaligus tantangan bagi Indonesia dan perlu menjadi prioritas semua pihak, sebab dapat berdampak luas terhadap ekosistem laut dan kesehatan manusia. Dari 10 juta metrik ton sampah yang terhanyut ke laut, 10 persennya berasal dari daratan.

Padahal, jika diolah dengan baik, sampah plastik daur ulang dapat menghasilkan keuntungan sebesar Rp 16.379.472 per bulan dari produksi 48 ton sampah plastik. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi serta komitmen dari semua pihak untuk mengatasi permasalah sampah plastik agar bisa dikelola atau didaur ulang baik.

Untuk itu, PT. Kalbe Blackmores Nutrition mengumpulkan sebanyak 3.738 sampah botol plastik dalam program Blackmores Peduli ‘Tukar Botol’. 

Botol plastik bekas vitamin yang nantinya akan dikelola atau didaur ulang sehingga tidak menambah angka sampah plastik yang mengotori laut.

Country Head Kalbe Blackmores Nutrition, Dickson Susanto mengatakan sejalan dengan target pemerintah dalam menurunkan sampah plastik di laut hingga 70% pada tahun 2025 , Blackmores Indonesia telah menjalankan program Blackmores Peduli ‘Tukar Botol’ yang merupakan langkah bersama untuk mempermudah masyarakat mengelola sampah botol plastik untuk kualitas lingkungan dan kehidupan Indonesia yang lebih baik.

Dia mengatakan program ini berlangsung sejak 1 September hingga akhir tahun 2022.

Blackmores berharap, inisiatif kolaborasi yang dilakukan melalui program Blackmores Peduli ‘Tukar Botol’ dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bekerjasama memperbaiki kualitas lingkungan, terutama ekosistem laut.

“Kedepannya, Blackmores Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi menjaga laut tetap bersih untuk sekarang dan masa depan. Sebab, kami meyakini jika semakin banyak orang yang peduli untuk menjaga lingkungan, maka kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat Indonesia akan dapat terjaga,” tutup Dickson Susanto.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro