Aroma Prancis di Kelapa Gading

Prancis memang sudah dikenal sebagai kiblat  mode dunia. Begitu pula dengan minuman wine-nya yang berfungsi untuk menghangatkan badan pada saat dingin. Bagi mereka yang tinggal di empat musim minum wine memang sudah merupakan kebiasaan mereka.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 Desember 2010  |  05:22 WIB

Prancis memang sudah dikenal sebagai kiblat  mode dunia. Begitu pula dengan minuman wine-nya yang berfungsi untuk menghangatkan badan pada saat dingin. Bagi mereka yang tinggal di empat musim minum wine memang sudah merupakan kebiasaan mereka.

Berbeda dengan di Indonesia, hanya kalangan tertentu yang menikmati minuman yang berasal dari hasil fermentasi angur itu. Summarecon Kelapa Gading dan Indonesia Sommelier Association (ISA) untuk kedua kalinya mengadakan Beaujolais Nouveau Festival yang merupakan perayaan minum anggur usia muda yang perayaannya  dilakukan secara global hanya setiap Kamis minggu ketiga bulan November.

Beaujolois Nouveau Festival merupakan perayaan adaptasi dari sebuah tradisi yang dimulai di wilayah Beaujolais Perancis, penghasil wine. Wine tersebut hanya diminum dalam dua bulan  melalui proses fermentasi satu minggu yang    menggunakan ragi khusus, sehingga dapat memproduksi wine dalam waktu yang sangat singkat. Cirinya memiliki aroma yang wangi dengan rasa pisang.

Ketua Indonesian Sommelier Asociation yang juga Direktur PT Summarecon Agung Tbk Sugianto Nagaria menghadirkan festival tersebut  untuk pesta makan makan malam  belum lama ini di gedung serbaguna La Piazza.

Suasana Prancis pun dihadirkan  pada kesempatan tersebut. Dekorasi ruangan yang dilengkapi dengan gentong-gentong kayu sebagai wadah penyimpanan wine, berbagai makanan khas Prancis, dan hiburan pun dihadirkan. Namun  para tamunya tidak memakai busana khas Prancis, karena festival tersebut merupakan kegiatan  santai.Juga bisa merupakan pertemuan santai dengan rekan bisnis.

"Kami berusaha menjadikan arena ini [La Piazza] sebagai tempat pertemuan budaya. Kami sekarang mengadakan party budaya Prancis.  Memilih pelaksanaan acara party , karena lebih muda menarik pengunjung untuk  menikmati makanan asli,"  kata Sugianto.

Jumlah minuman wine tersebut juga terbatas hanya untuk memenuhi kegiatan tersebut saja, karena tidak mudah mengimpornya. Pada kesempatan itu pihaknya hanya mendapatkan a7 botol wine.

Perayaan tersebut dilakukan tepat pk.20.00 dengan menikmati anggur yang  beraromawangi dan rasa pisang itu. Sebelumnya para tamu dapat menikmati beragam makanan otentik Prancis seperti la chochonnaille, le boeuf,, le canard, la bouellabaise, la traiteur, la crape,dan  les glaces maison. Bahkan sampai pesta belangsung para tamu pun dapat menikmati berbagai hidangan itu.

Untuk menyemarakan festval tersebut, juga dihadirkanlan  ahli wine dari Perancis, Adrian Etieme. Sedikitnya terdapat 200 tamu penggemar wine dan pencinta budaya Perancis pun menghadiri acara tersebut.  Perancang mode yang juga penasehat Asosiasi Perancang Mode Indonesia (APPMI) Musa Widyatmodjo  hadir pada festival itu.

"Saya menikmati makanan  khas Prancis," kata Musa sambil mengambil  makanan le conard, makanan yang  terdiri dari bebek impor dengan minuman pendamping wine.(reni.efita@bisnis.co.id)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rezza Aji Pratama
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top