Wina Gallery & Villa Flora kerjasama pertukaran seniman

JAKARTA: Wina Gallery (Indonesia) bekerja sama dengan Villa Flora (Slovenia) dalam projek exchange exhibition & artist in residence untuk seniman kedua negara.
Inria Zulfikar | 28 Desember 2010 05:31 WIB

JAKARTA: Wina Gallery (Indonesia) bekerja sama dengan Villa Flora (Slovenia) dalam projek exchange exhibition & artist in residence untuk seniman kedua negara.

Villa Flora adalah galeri dan art residence di Branik, Slovenia, yang didirikan oleh Tjasa Iris dan Wina Gallery didirikan oleh perupa Indonesia Antonius Kho. Dalam kerjasama ini Villa Flora diwakili dengan dua seniman yang beresidensi di Indonesia yaitu Tjasa Iris asal dan Mary Melili dari AS pada selama dua minggu akhir Desember 2010 sampai Januari 2011.

Mereka sebelumnya yang telah mengikuti program residensi dari Villa Flora .Villa Flora baru-baru ini mengikuti Affordable Art Fair (AAF) di Singapura dengan beberapa artis dari Villa Flora sendiri termasuk Antonius Kho sebagai partisipasi artis di Villa Flora.

Pada tahun berikutnya artis dari Indonesia akan berisidensi dan pameran di Villa Flora (Slovenia), kata Antonius Kho yang mengkoordinir program ini.

Tjasa Iris dari Slovenia dan Mary Melilli dari Amerika Serikat saat ini memajang sejumlah karyanya dalam pameran bersama di Wina Gallery dengan tema Happy Place. Semua karya yang dipamerkan ini dibuat di Indonesia. Karya ini juga akan ditampilkan dalam pameran tunggalnya di Universitas Kuala Lumpur (Departemen Desain) pada bulan Maret 2011, untuk merayakan merayakan Womans Day International.

Tjasa Iris adalah seorang pelukis dengan profil multikultural. Dia dilahirkan di Slovenia dan dididik di Italia, Inggris dan Belanda. Dia meraih gelar Master dalam Lukisan dari Academie Minerva di Groningen, Belanda pada tahun 1995. Dia tinggal dan bekerja di Venesia, Paris, California dan Slovenia sebelum melakukan perjalanan ke Asia Tenggara dan membuat seni di daerah ini.

Pada bulan Februari tahun ini karyanya dipresentasikan oleh Instink Gallery di Singapura, setelah tinggal selama satu bulan. Pada bulan Oktober dia diidentifikasi sebagai "Penemu Baru " di Singapore Art Exhibition 2010. Pada November lukisan Tjasa secara luas disajikan di The Artfordable Art Fair Singapore 2010.

Tjasa jatuh cinta dengan Asia Tenggara. motif utamanya adalah taman dan alam dengan vegetasi yang rimbun. Tjasa mengatakan: "Saya menangkap esensi tempat yang saya kunjungi dengan membuat lukisan ekspresionis penuh semangat: taman dengan tumbuh-tumbuhan yang subur dan penuh ornamen, pemandangan dengan awan beriring-iringann di atas langit biru.; Semua itu dilukiskan lewat warna dan bentuk dan saya saya mengundang pengunjung untuk merayakan kegembiraan hidup melalui karya seni saya. "

Mary Melilli adalah pelukis abstrak yang saat ini mengajar di Salem State University di dekat Boston, Massachusetts, Amerika Serikat.Dia menerima gelar MFA di Desain Grafis dari Yale University pada tahun 1983 dan gelar BA di Fine Art dari Wellesely College pada tahun 1981. Pada tahun 2008 dia berpartisipasi dalam program Artist's Residensi di Slovenia di mana dia bertemu Tjasa Iris. Pada tahun 2010 Mary bergabung dengan Villa Flora dan melakukan perjalanan ke Singapura untuk pameran di Artfordable Art Fair.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top