ANTI MALARIA: PBB luncurkan program baru

JENEWA: Badan Kesehatan Dunia (PBB) meluncurkan program baru pada malam perayaan Hari Malaria Dunia 2012 untuk mendorong para donor dan negara endemis malaria menuju akses dunia dalam melakukan pemeriksaan diagnosis, pengobatan anti malaria dan pengawasan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 April 2012  |  00:15 WIB

JENEWA: Badan Kesehatan Dunia (PBB) meluncurkan program baru pada malam perayaan Hari Malaria Dunia 2012 untuk mendorong para donor dan negara endemis malaria menuju akses dunia dalam melakukan pemeriksaan diagnosis, pengobatan anti malaria dan pengawasan penyakit malaria.Itu dimaksudkan untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa masyarakat dunia dari keterjangkitan penyakit malaria.Menurut pedoman terkait yang diumumkan Selasa, negara dengan endemis malaria mesti menjamin untuk memeriksa setiap kasus dugaan malaria, mengobati setiap kasus malaria dengan obat anti malaria berkualitas, dan melacak penyakit malaria dengan menggunakan sistem pengawasan yang akurat dan tepat."Selama negara belum dapat menguji, merawat dan melaporkan setiap kasus malaria, kita tidak akan pernah bisa memberantas penyakit tersebut," kata Direktur Jenderal WHO, Margaret Chan."Kita perlu komitmen politik yang tegas dan berkelanjutan dari seluruh negara endemis malaria dan komunitas kesehatan global, untuk memerangi penyakit tersebut hingga tuntas," tambahnya.Data statistik WHO menunjukkan separuh negara endemis malaria berada di Afrika dan lebih dari 80% kasus malaria masih ditangani tanpa melakukan uji diagnosis.

 

Uji diagnosis secara keseluruhan akan menjamin pasien penderita demam mendapat perawatan yang paling tepat. Selain itu, uji diagnosis dapat menjamin pemberian obat anti malaria secara masuk akal dan benar. (Antara/arh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top