Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BISNIS SELEBRITIS: Hedi Yunus Jadikan Bisnis EO Investasi Hari Tua

Vokalis grup Kahitna Hedi Yunus mengaku telah mengalami suka duka bisnis event organize bernama HY Project yang telah dirintisnya sejak 2008.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 16 Oktober 2014  |  07:21 WIB
BISNIS SELEBRITIS: Hedi Yunus Jadikan Bisnis EO Investasi Hari Tua
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Vokalis grup Kahitna Hedi Yunus mengaku telah mengalami suka duka bisnis event organizer bernama HY Project yang telah dirintisnya sejak 2008.

Sayangnya, jadwal manggung yang padat ditambah dengan proses pengambilan gambar layar lebar membuatnya tidak bisa total mengurus bisnis EO-nya.

“Kalau sekarang saya tidak bisa total terjun mengurus langsung. Tapi kalau diundang rapat ini itu saya masih menyempatkan datang,” ujarnya ketika ditemui di konferensi pers film terbarunya berjudul Mantan Terindah beberapa waktu lalu.

Keputusan itu dia ambil lantaran energinya yang tidak cukup untuk total mengurus semuanya. Selain itu, kesibukan mengurus bisnis EO yang memakan waktu banyak juga turut mempengaruhi kualitas penampilannya di atas panggung. Kesibukan yang terlalu banyak akan membuat penampilannya tidak seprima sebelumnya.

Event Organizer yang dia dirikan bersama rekan bisnisnya itu biasa mengurusi acara-acara musik. Hampir seluruh kota di Indonesia pernah menjadi tempat penyelenggaraan konser musik yang ditangani EO-nya.

Beberapa konser musik berskala besar yang menjadi proyek EO-nya itu antara lain konser KLA Project tur 8 kota pada 2008 dan konser diva pop Indonesia Vina Panduwinata yang ke-3 pada 2011.

Selain acara musik, kini HY Project tengah sibuk mempersiapkan acara kebudayaan dalam rangka memperingati hubungan bilateral Indonesia-Korea yang ke-50.

“Banyak sih ilmu yang didapat dari sini. Kalau biasanya jadi bintang tamu sekarang tahu gimana rasanya urus bintang tamu,” katanya sambil tersenyum.

Bergiat di bidang EO membuatnya hapal betul mana penyanyi yang kooperatif dan yang tidak. Selain itu, dia juga belajar negosiasi  dengan aparat dan tokoh daerah setempat agar acara berjalan lancar.

Dia pun kini mengetahui trik bergelut di bidang EO. Menurutnya, setiap hendak mengadakan suatu acara di daerah, pihak penyelenggara harus mampu menjalin kerja sama dan koordinasi yang baik dengan pihak yang 'memegang' wilayah itu, baik itu aparat atau preman sekali pun.

Dia meyakini jika penyelenggara sudah bisa melakukan hal tersebut, acara akan berlangsung lancar dan aman. Dalam hal ini, pihaknya mengaku banyak mengeluarkan dana tak terduga demi menyukseskan acara.

Pil pahit berbisnis EO juga pernah dia rasakan. Hal tersebut terjadi ketika pihaknya tengah mempersiapkan konser salah satu penyanyi ternama di Indonesia. Persiapan yang telah memakan waktu selama 2 bulan ini ternyata kandas di tengah jalan.

Pihak artis membatalkan rencana konsernya. Padahal, menurut Hedi, dia dan rekan-rekan bisnisnya telah mengeluaran uang pribadi untuk sewa tempat dan logistik. Peristiwa itu membuat EO-nya sempat merugi hingga ratusan juta rupiah.

Namun, Hedi mengaku akan tetap melanjutkan bisnisnya itu. Menurutnya, bisnis event organizer memiliki peluang yang cukup menjanjikan sebagai investasi di hari tua. Kredibilitas dan kerja sama yang baik dengan vendor menjadi kunci sukses perkembangan bisnis EO-nya. 

Meski enggan menyebutkan pendapatannya dari bisnis EO, dia mengaku bisnis itu menjadi pendapatan ketiga terbesarnya setelah menyanyi dengan Kahitna dan bermain film.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

selebritis
Editor :
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top