Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keindahan Taman Bunga Jadi Inspirasi Peragaan Busana Chanel Couture

Terkenal akan setting panggung yang extravaganza, kini desainer Karl Lagerfeld menghadirkan keindahan taman bunga dalam peragaan busana couture terbaru dari rumah mode Chanel.
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 27 Januari 2016  |  11:43 WIB
Peragaan busana Chanel Couture untuk musim Spring-Summer 2016 - Reuters/Gonzalo Fuentes
Peragaan busana Chanel Couture untuk musim Spring-Summer 2016 - Reuters/Gonzalo Fuentes

Bisnis.com, PARIS – Terkenal akan setting panggung yang extravaganza, kini desainer Karl Lagerfeld menghadirkan keindahan taman bunga dalam peragaan busana couture terbaru dari rumah mode Chanel.

Setelah sebelumnya mengubah Grand Palais menjadi airport, supermarket, dan kasino, sang desainer pada Selasa (26/1/2016), menampilkan setting berupa rumah kayu yang memiliki taman bunga dan hamparan rumput hijau.

Lagerfeld, yang menjadi direktur kreatif Chanel sejak 1983, mengatakan bahwa inti dari peragaan busana ini adalah “siluet”. Dia menampilkan koleksi jaket tweed ciri khas Chanel dengan lengan menggembung yang dipadukan dengan rok pensil yang ramping.

Koleksi ini pun menampilkan sentuhan era teknologi, di mana para modelnya memakai kantong dan tas pinggang yang bisa memuat ponsel pintar atau bahkan tablet.

“Ada pengaruh dari berbagai hal. Ini seperti relaksasi di tengah semangat modern saat ini,” kata Lagerfeld kepada Reuters.

Sementara itu, koleksi gaun malam yang dihiasi sulaman cantik hadir dalam model strapless. Ada pula kombinasi blus dan celana yang dipasangkan dengan cape berbahan sheer mengilap.

Tema alam dari Lagerfeld tampak jelas lewat pemilihan detail sulam yang meliputi sulaman bunga-bunga berwarna-warni dan gambar burung yang juga tampak pada koleksi sepatunya.

Palet warna koleksi ini terdiri dari beige, ivory, dan emas dengan sentuhan hitam dan biru gelap.

“Anda tak boleh lupa kalau pada era tahun 1920an, sebelum (Coco) Chanel dikenal dengan koleksi little black dress, dia lebih dikenal sebagai ‘queen of the beige’, dan saya tak pernah membuat koleksi Chanel yang seluruhnya dalam warna beige,” ujar Lagerfeld.

Di akhir peragaan busana, Lagerfeld juga menampilkan koleksi busana pengantin Chanel, seperti yang biasa dilakukannya setiap peragaan busana couture. Koleksinya kali ini berupa strapless dress yang dihiasi bahan sifon, manik-manik, detail batu mengilap, dan kulit, yang dipakai bersamaan dengan jaket bertudung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fashion week Fashion couture

Sumber : Reuters

Editor : Andhina Wulandari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top