Sikat Gigi yang Salah Bisa Buat Penyakit Mulut

Penyakit gigi dan mulut merupakan permasalahan yang paling sering diderita oleh masyarakat, yakni gigi sensitif dialami 43% dan karies gigi ditemukan sebesar 53% dari seluruh masyarakat Indonesia usia 12 tahun ke atas.
Atiqa Hanum | 02 November 2016 03:07 WIB
Ilustrasi - Sheknows

Bisnis.com, JAKARTA — Penyakit gigi dan mulut merupakan permasalahan yang paling sering diderita oleh masyarakat, yakni gigi sensitif dialami 43% dan karies gigi ditemukan sebesar 53% dari seluruh masyarakat Indonesia usia 12 tahun ke atas.

Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) Jawa Timur Sindy C. Nelwan mengungkapkan penting halnya menggosok gigi yang baik dan benar. Gaya menggosok yang benar adalah dengan gaya roll.

Maksudnya adalah bukan memutar kanan kiri melainkan gerakan sikat gigi dari arah gusi ke bawah untuk gigi deretan atas dan dari gusi bawah ke atas untuk gigi deretan bawah,” jelasnya dalam media gathering 3M Clinpro White Varnish di Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Namun, lanjutnya, orang kadang melakukan gerakan tersebut dengan mengatupkan gigi sehingga membuat gerakan roll salah, tapi lakukan dengan gigi sedang menganga. Hal ini membuat kotoran-kotoran di sela-sela gigi bisa ikut dibersihkan.

Lalu, kerugian apa yang disebabkan kalau menggosok gigi malah ke depan dan belakang apalagi dengan kekuatan supernya. Ini akan membuat gusi yang menempel pada gigi terbuka, semakin lama semakin lebar. Sehingga bagian gigi yang harusnya terlindungi oleh gusi namun terbuka sehingga rawan akan penyakit gigi sensitif,” bebernya.

Dia mengingatkan perlu halnya bagi para orang tua mengajarkan cara menyikat gigi yang benar sejak anak berusia dini. Cukup dengan empat-lima kali gerakan kebawah lallu pindah ke sisi sebelahnya, ke gigi bagian depan dan selanjutnya. Mulailah dengan gigi bagian atas lalu ke bawah dan bagian dalam atas maupun bawah. Terakhir gosok dengan gerakan depan belakang pada gigi graham yang berada di belakang. Selamat mencoba!

Tag : kesehatan, gigi, gosok gigi
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top