Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pakar: Jadwal Sarapan Sehat Dimulai Sebelum Pukul 09.00

Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia Instiutu Pertanian Bogor (IPB) Prof Hardinsyah, mengatakan sarapan sehat sebelum jam 9 penting dilakukan sebagai sumber energi sebelum memulai aktivitas pagi hari.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 November 2016  |  03:31 WIB
Pakar: Jadwal Sarapan Sehat Dimulai Sebelum Pukul 09.00
Sarapan - Ilustrasi/bplans
Bagikan

Bisnis.com, BOGOR - Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia Instiutu Pertanian Bogor (IPB) Hardinsyah mengatakan sarapan sehat sebelum jam 9 penting dilakukan sebagai sumber energi sebelum memulai aktivitas pagi hari.

"Sarapan sebelum jam 09.00 penting, sebagai sumber energi, stamina dan kekuatan agar otak dapat berfungsi dengan baik," kata Hardinsyah, di sela-sela kampanye 'Sarapan Sehat Sebelum Jam 9' di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/11/2016).

Dia menjelaskan alasan kenapa sarapan sebelum jam 09.00, karena satu jam sebelum aktivitas pekerjaan dimulai, kadar gula darah dalam tubuh mulai menurun, untuk mencegah hal tersebut, diperlukan nutrisi yang diperoleh dari sarapan pagi.

"Sarapan pagi sebelum jam 9, dimulai dari bangun tidur sebelum melakukan pekerjaan, atau berangkat sekolah," katanya.

Ketentuan sarapan sehat ada empat, yakni tepat waktu, tepat jenis, tepat komposisi, dan kebersihannya. Sarapan tepat waktu adalah sebelum jam 9, komposisi yang tepat adalah menu sarapan harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral yang bisa memenuhi 1/4 gizi harian.

"Sesuai anjuran agama, makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang," kata Hardinsyah yang juga Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia.

Dia mengatakan salah satu tugas Pergizi Pangan Indonesia adalah mengedukasi masyarakat Indonesia, membangun kesadaran tentang pentingnya makan dan minum yang baik. "Pergizi pangan mendukung substansi ilmiah akan pentingnya sarapan," katanya.

Pada 2010 lanjutnya, ditemukan fakta 7 dari 10 anak Indonesia tidak cukup sarapan. "Harapan kami dalam waktu lima tahun mendatanb semakin baik kualitas sarapan masyarakat Indonesia," katanya.

Menurut Hardinsyah, sosialisasi dan edukasi sarapan sehat perlu terus dimasifkan, tidak hanya melibatkan satu lembaga, juga kerja sama pemerintah, masyarakat, ahli dan swasta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sarapan

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top