Zat Kimia pada Desinfektan dan Shampo Bikin Bayi Cacat Lahir

Zat kimia yang berasal dari disinfektan dan bahan pengawet yang mengontaminasi ibu dan atau ayah, bisa membuat bayi yang dikandung lahir cacat.
JIBI | 28 Juni 2017 15:11 WIB
Bayi lahir dengan kepala kecil (Mikrosefali) - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA -- Zat kimia yang berasal dari disinfektan dan bahan pengawet yang mengontaminasi ibu dan atau ayah, bisa membuat bayi yang dikandung lahir cacat.

Disinfektan dan bahan pengawet ada dalam produk rumah tangga seperti deterjen, shampo dan conditioner dapat membuat bayi cacat lahir. Begitu disebutkan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Birth Defects Research, beberapa waktu lalu.

 Diungkapkan bahwa bahan kimia senyawa amonium kuartener atau "quats" - dapat menyebabkan cacat lahir pada otak, tulang belakang atau sumsum tulang belakang.

"Bahan kimia ini biasa digunakan di rumah, rumah sakit, ruang publik dan kolam renang," kata Terry Hrubec, Associate Professor di Edward Via College of Osteopathic Medicine (VCOM) di Virginia, Amerika Serikat.

"Cacat lahir jika kedua orang tua terpapar, atau hanya salah satu orang tua yang terpapar," ujar Hrubec dikutip Tempo dari laman Boldsky.

Dalam penelitian ini, periset menyelidiki efek quats yaitu alkil dimetil benzil amonium klorida dan dimetil amonium klorida. Zat yang sering ditulis dengan istilah ADBAC dan DDAC dan bersifat antimikroba.

Bahan ini umumnya digunakan dalam bahan pembersih dan disinfektan, tisu tangan, pengawet makanan, perawatan kolam renang, produk binatu, shampo, conditioner, obat tetes mata dan produk perawatan pribadi lainnya.

Paparan bahan kimia mengakibatkan cacat lahir sama dengan cacat seperti yang ditemukan pada manusia - spina bifida dan anencephaly. Penelitian ini menggunakan media tikus. Dengan membandingkan yang yang terpapar dan tidak terpapar.

"Kami juga mengamati peningkatan risiko cacat lahir selama dua generasi setelah berhenti terpapar," ujar Hrubec.

Walaupun penelitian ini dilakukan pada tikus, tak menutup kemungkinan bahan kimia ini juga mengancam manusia.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
zat kimia

Sumber : Tempo

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top