Masih Banyak Tayangan Televisi Kurang Ramah Anak

Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI Pusat menilai perlu ada sudut pandang baru dari kalangan produser dalam menghasilkan tayangan yang ramah untuk anak-anak.
Nurudin Abdullah | 10 November 2017 22:37 WIB
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA-Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI Pusat menilai perlu ada sudut pandang baru dari kalangan produser dalam menghasilkan tayangan yang ramah untuk anak-anak.

Komisioner KPI Pusat Dewi Setyarini mengatakan upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi tayangan anak yang aman, sehat dan ramah di media penyiaran khususnya televisi.

“Reorientasi produksi tayangan ramah anak itu perlu diselaraskan dengan penyamaan pemahaman dan tujuan penyiaran dalam konteks ramah anak,” katanya, Jumat (10/11/2017).

Menurutnya, cara pandang baru dan pemahaman yang sama tersebut akan menumbuhkan kreasi yang baik sehingga tayangan anak yang dihasilkan menjadi sesuai harapan bersama.

Untuk itu, lanjutnya, perlu juga penguatan aspek kreatif dan inspiratif, selain menyeimbangkan kepentingan komersil dan tanggung jawab sosial.

“Selain itu, pelaksanaan dan penegakan regulasi harus jalan seiring dengan literasi media terhadap publik,” ujarnya dalam situs resmi KPI Pusat tersebut.

Dewi dalam seminar bertema Mencari Acara Berkualitas Untuk Anak, yang diselenggarakan Yayasan Pengembangan Media Anak, menegaskan bahwa anak berhak mendapatkan tayangan yang sesuai dan memang pantas untuk mereka.

Tayangan itu harus mengandung nilai edukasi dan pesan moral yang positif, serta narasi dan visualisasinya khas anak. Mereka dilibatkan sebagai subyek dalam acara tersebut dan bukan untuk dieksploitasi.

“Anak-anak harus mendapat perlindungan dari tontonan yang mengandung kekerasan, pornografi dan kekerasan seksual. Mereka juga harus mendapatkan perlindungan dalam kasus penegakan hukum,” ujarnya.

Tag : Tayangan TV, produser
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top