Penonton Bioskop 2017 Turun, Waka Bekraf: Lonjakan 2016 Anomali

Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Bekraf, Republik Indonesia Ricky Joseph Pesik mengatakan turunnya jumlah penonton bioskop tahun ini bukanlah hal negatif. Menurutnya, lonjakan jumlah penonton di 2016 adalah anomali.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 15 Desember 2017  |  13:55 WIB
Penonton Bioskop 2017 Turun, Waka Bekraf: Lonjakan 2016 Anomali
Ilustrasi: Gedung Bioskop

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Bekraf, Republik Indonesia Ricky Joseph Pesik mengatakan turunnya jumlah penonton bioskop tahun ini bukanlah hal negatif. Menurutnya, lonjakan jumlah penonton di 2016 adalah anomali.

Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah penonton bioskop di Indonesia turun cukup besar. Berdasarkan data dari filmindonesia.or.id pada 2016 tercatat 10 film dengan raihan jumlah penonton di atas 1 juta.

Sementara untuk tahun ini, tidak semua judul film dalam daftar 10 teratas mendapatkan jumlah penonton di atas 1 juta orang. Hanya ada tujuh film yang berhasil mendapatkan jumlah penonton di atas 1 juta. Tiga film lainnya harus puas dengan raihan 800 ribu-an penonton.

Menyikapi hal tersebut, Ricky mengatakan, sebenarnya penurunan jumlah penonton tersebut tidak bisa dinilai sebagai hal negatif. Meski turun dibandingkan 2016, menurutnya pertumbuhan dari 2015 cukup besar.

"Jadi saya pikir 2016 itu yang anomali, jangan dibandingkan dengan itu. Bisa kita lihat justru perbandingannya dengan 2015," katanya.

Memang, jika dilihat pada 2015 hanya ada 3 film yang berhasil mendapatkan penonton di atas 1 juta. Di sisi lain, pada 2017 ini juga ada empat film yang berhasil mendapatkan penonton di atas 2 juta. Dua di antaranya bahkan berhasil menembus angka 4 jutaan penoton.

Film Pengabdi Setan karya Joko Anwar sukses menduduki puncak film terlaris 2017 dengan raihan 4,2 juta penonton. Film tersebut berhasil menggusur Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 2 yang bertahan cukup lama sebagai film terlaris dengan jumlah penonton 4,08 juta orang.

Tahun lalu, ada enam judul film yang berhasil mendapatkan penonton di atas 2 juta orang. Tangga teratas dihuni Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 1 karya sutradara Anggy Umbara dengan penonton sebanyak 6,8 juta orang.

Selanjutnya peringkat tiga teratas juga membukukan jumlah penonton yang tak kalah fantastis. Film Ada Apa Dengan Cinta 2 dan My Stupid Boss membuntuti harya Anggy dengan jumlah penonton masing-masing 3,6 juta dan 3,05 juta orang.

Sementara untuk 2015, posisi teratas dihuni film Surga yang Tak Dirindukan dengan jumlah penonton 1,5 juta orang. Di bawahnya dengan selisih tipis film Single dan Comic 8: Casino Kings Part 1 masing-masing mendapatkan penonton sebanyak 1,3 juta dan 1,2 juta.

Sisanya, 10 film terlaris 2015 tak ada yang mencapai jumlah penonton sebanyak 1 juta orang. Film Air Mata Surga yang mengisi posisi 10 bahkan hanya mendapatkan 425 ribu-an penonton. Jumlah itu hanya mencapai sekitar setengah jumlah penonton film London Love Story 2 yang berada di posisi 10 film terlaris 2017 dengan raihan 862 ribu penonton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia

Editor : Saeno
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top