Generasi Milenial Perlu Simpan 20% Gaji untuk Investasi

Generasi milenial atau kerap disebut kidz zaman now dinilai perlu mengeluarkan 20% gaji bulannya untuk investasi.
Gemal AN Panggabean | 10 Januari 2018 15:29 WIB
Generasi milenial China. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Generasi milenial atau kerap disebut 'kidz zaman now' dinilai perlu menyisihkan 20% gaji bulanannya untuk investasi.

Ivan Jaya, Head of Wealth Mamagement & Retail Digital Bussiness Commontwealth Bank Indonesia mengatakan setiap bulannya generasi milenial seperti karyawan atau pelaku usaha yang fresh graduate bisa membagi gaji atau pendapatan.

"Kalau tips dari saya, 50% itu buat pengeluaran sehari-hari, seperti cicilan. Kemudian 30% untuk biaya lain-lain, seperti wisata dan beli gadget baru. Nah, 20%, itu bisa investasi," katanya menjawab Bisnis.com, Rabu (10/1/2017).

Ivan mengatakan saat ini banyak produk investasi yang terjangkau bagi generasi muda. Beberapa produk tersebut, diantaranya reksa dana, tabungan emas, saham, asuransi dan lain-lain.

Dia juga mengajak generasi kreatif juga mengenal produk-produk investasi. "Generasi milenial tidak usah takut dalam berinvestasi. Yang terpenting, harus mengenal produknya," sambung Ivan.

Menurutnya, anak muda harus mampu mengenal setiap produk. Ivan menjelaskan, setiap produk investasi memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri.

Namun, dari sekian banyak produk investasi, apakah produk yang baik?

Commontwealth Bank menyarankan agar anak muda berinvestasi di reksa dana. Karena risiko produk tersebut tidak terlalu tinggi, seperti harga emas.

Commontwealth Bank juga menyasar generasi milenial dengan bernagai program. Salah satubya, Dynamic Model Portofolio. Ivan menjelaskan, Dynamic Model Portofolio merupakan sebuah konsep investasi yang tidak hanya fokus pada perpaduan kelas aset berdasarkan risiko nasabah, namun juga berdasarkan risiko pasar.

 

Tag : investasi
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top