Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mual Saat Sarapan? Ini Dia Penyebabnya

Mual bukan penyakit, melainkan gejala dari sejumlah kondisi medis seseorang. Sebagai orang mungkin sudah biasa merasakan setelah makan. Kendati demikian, hal tersebut tidak dapat dianggap enteng.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 26 Januari 2018  |  01:56 WIB
Mual Saat Sarapan? Ini Dia Penyebabnya
Menu sarapan sehat - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Mual bukan penyakit, melainkan gejala dari sejumlah kondisi medis seseorang. Sebagai orang mungkin sudah biasa merasakan setelah makan. Kendati demikian, hal tersebut tidak dapat dianggap enteng.

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan mual di pagi hari, terutama saat sarapan selain karena kehamilan. Pasalnya, tidak hanya ibu hamil yang dapat mengalami mual di pagi hari. Nutrisionis Persagi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes menuturkan, pemicu munculnya rasa mual saat sarapan, yakni.

Pertama, Sarapan dengan porsi besar. Salah satu penyebab mual saat makan karea makanan terlalu banyak. Guna menyikapi hal tersebut, sarapan tidak melulu harus makan nasi. Sebagai penggantinya, anda dapat sarapan dengan minum susu, yoghurt, atau smoothies buah-buahan. Jadi, asupan gizi tetap tidak hilang.

Kedua,menderita asam lambung. Rasa mual lain muncul disebabkan oleh kondisi tubuh yang memang memiliki gangguan asam lambung. Hal itu juga merupakan dampak dari porsi makanan yang terlalu banyak. Makanan terlalu bayak maka juga dapat meningkatkan asam lambung, sehingga organ menjadi kaget dan tidak dapat menampung makanan yang tiba-tiba masuk, sehingga memunculkan respon rasa mual.

Ketiga, selain penyebab fisik, rasa mual satelah makan juga disebabkan adanya gangguan psikologis juga dapat menjadi penyebab seseorang tidak nafsu makan. Secara psikis, rasa mual tersebut lataran seseorag mengalami kecemasan atau strees.Ketika seseorang sedang strees, ketika makan otak akan memikirkan stress tersebut sehingga memunculkan gangguan seperti mual.

Keempat, alergi makanan. Mual saat sarapan juga dapat disebabkan karena alergi terhadap makanan tertentu. Biasanya ketika tubuh tidak dapat mentoleransi suatu makanan yang masuk akan menimbulkan respon tubuh seperti gatal, memerah, atau bahkan mual. Beberapa makanan yang memungkinkan dapat menyebabkan alergi adalah makanan laut, kacang-kacangan, protein hewani, dan berbagai jenis bahan makanan lain. Untuk itu, anda wajib mengetahui alergi makanan apa yang diderita.

Namun, apabila sudah terlanjur mual, ada beberapa cara untuk meredakan ketidak nyamamanan tersebut. Salah satu cara, anda disarankan untuk meminum air hangat, bisa dengan teh tawar, jeruk hisap, atau air jahe tanpa gula sedikit demi sedikit.

Apabila rasa mual tersebut disertai dengan nyeri asam lambung seperti gejala maag, anda disarankan untuk mengkonsumsi kunyit. Selain itu, anda juga dianjurkan untuk banyak bergerak untuk membantu mengeluarkan gas yang tertahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sarapan
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top