Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Insomnia Berkepanjangan, Ini Dampaknya Terhadap Kesehatan

Gangguan tidur, salah satunya insomnia tentunya menyiksa. Gangguan tersebut sudah menjadi hal yang umum terjadi terhadap masyarakat modern yang dipicu oleh gaya hidup yang sibuk, stress, dan perkembangan terknologi.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 13 Maret 2018  |  06:29 WIB
Insomnia - boldsky.com
Insomnia - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA-- Gangguan tidur, salah satunya insomnia tentunya menyiksa. Gangguan tersebut sudah menjadi hal yang umum terjadi terhadap masyarakat modern yang dipicu oleh gaya hidup yang sibuk, stress, dan perkembangan terknologi.

Apabila insomnia berkepanjangan, tanpa penanganan khusus tentu akan sangat berbahaya. Konsultan Kesehatan Edward Yong mengatakan insomnia akan memberikan dampak yang serius dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.

"Ada peningakatan nafsu makan yang dapat menyebabkan obesitas dan diabetes, jantung koroner, hipertensi, gangguan sistem kekebalan tubuh itu untuk jangka pendek dan menengah, untuk jangka panjang bisa menyebabkan kanker," jelasnya di Jakarta, Senin(12/3/2018).

Edward mengatakan terdapat tiga elemen kualitas tidur yang baik yakni durasi, kontinuitas, kedalaman. Secara detail, paparnya, durasi merupakan panjang tidur harus cukup bagi seseorang untuk beristirahat dan bangun pada keesokan harinya. Kontinuitas, maksudnya waktu tidur tidak berhenti. Serta, kedalaman , artinya tidur harus cukup dalam atau lelap sehingga seseorang merasa segar saat terjaga.

Untuk meningkatkan kualitas tidur, Amlife International telah memperkenalkan terapi potensial listrik. Terapi tersebut pertama kali ditemukan di Jepang pada awal 1928. Kementerian Kesehatan Jepang pun telah mengakui terapi potensial listrik sebagai peralatan kesehatan tahun 1968.

Kementerian Kesehatan Jepang mengakui alat tersebut dapat memperbaiki delapan gejala, seperti sakit kepala, insomnia akut, nyeri bahu, sembelit, gangguan pencernaan, tangan atau kaki dingin, nyeri otot, dan kelelahan kronis.

"Amlife menyematkan teknologi terapi di matras kesehatan yang dapat memberikan terapi kesehatan dan penyembuhan yang tepat saat mereka tidur dan beristirahat," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

insomnia
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top